BANGKALAN, RadarMadura.id – Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengaku prihatin atas meninggalnya Ruly Yunis Setiawati.
Karena itu, pihaknya akan turut mengawal dan memberikan pendampingan terhadap keluarga Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan itu.
Komitmen tersebut disampaikan Lukman Hakim saat takziah ke rumah duka di Jalan Flamboyan, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Kota Bangkalan, Senin (29/6) sore.
Dia datang bersama Wakil Bupati (Wabup) Moch. Fauzan Ja’far beserta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
”Dalam kasus ini pihak keluarga sudah didampingi pengacara, tapi kami akan ikut mengawal perkara ini sampai tuntas,” ujar Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Pihaknya mengaku berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu aparatur sipil negara (ASN) tersebut.
Pihaknya berharap Polresta Sidoarjo segera mengungkap penyebab kematian ASN tersebut.
Sampai saat ini penyebab kematian Ruly Yunis Setiawati masih menjadi pertanyaan publik.
Oleh sebab itu, polisi harus segera bergerak cepat untuk mengungkap penyebab dan motif atas meninggalnya Ruly.
”Semoga kasus ini segera terungkap agar tidak lagi memunculkan persepsi negatif,” katanya.
Kuasa hukum korban Risang Bima Wijaya menyatakan, beredar video yang memperlihatkan korban bersama seorang pria saat berada di Alun-Alun Kabupaten Malang, Jumat (19/6).
Sosok tersebut memiliki persamaan dengan ciri-ciri pria yang diduga membawa kendaraan korban ke Bandara Juanda, Sidoarjo, Sabtu (20/6).
”Ciri-cirinya sama, tapi saya tidak berani menyatakan pria itu pelakunya, karena belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian,” ucapnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti