BANGKALAN, RadarMadura.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar audiensi dengan Kapolres Bangkalan Kamis (25/6).
Mereka menyampaikan sejumlah persoalan terkait keamanan dan maraknya tindak kriminal di lingkungan kampus.
Koordinator Komunitas Pelita (Peduli Lingkungan Tertib dan Aman) UTM Alfiansyah Bin Alwan mengatakan, audiensi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi keamanan di kawasan kampus.
Menurut dia, minimnya pengawasan dan patroli menjadi celah bagi pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
"Ini bagian dari kepedulian komunitas kami terhadap keamanan di lingkungan kampus," ujarnya.
Dalam audiensi itu, mahasiswa menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Polres Bangkalan.
Salah satunya terkait keberadaan pos keamanan di depan kampus UTM yang dinilai belum berfungsi maksimal.
Sebab, pada jam-jam rawan, terutama malam hari, pos tersebut kerap tidak dijaga petugas.
"Kondisi itu bisa menjadi celah bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kriminal di lingkungan kampus," katanya.
Karena itu, pihaknya mengusulkan pemasangan closed circuit television (CCTV) di sejumlah titik di lingkungan kampus, khususnya sepanjang Jalan Telang–Labang.
Langkah tersebut dinilai dapat menekan angka kriminalitas yang masih kerap terjadi.
"Paling tidak, dengan adanya CCTV, pelaku akan berpikir dua kali sebelum melakukan aksinya. Dari hasil survei kami, pos keamanan di sisi timur kampus juga belum dilengkapi kamera CCTV," paparnya.
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo menyambut baik audiensi yang dilakukan mahasiswa UTM.
Menurut dia, seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keamanan di kawasan kampus.
"Semua masukan kami terima dengan baik dan kami sampaikan terima kasih," ujarnya.
Dia juga berjanji menuntaskan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang selama ini terjadi di lingkungan kampus.
Selain itu, Polres Bangkalan akan meningkatkan intensitas patroli sesuai kebutuhan dan hasil pemetaan intelijen.
"Penambahan personel juga akan kami lakukan. Terkait penerangan jalan umum (PJU), kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait," janjinya. (za/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti