Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

PCNU Sambut Baik Pemilihan Bangkalan sebagai Tuan Rumah Penutupan Munas-Konbes NU, Berharap Presiden Hadir Langsung

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 21 Juni 2026 | 18:40 WIB
Wakil Syuriah PCNU Bangkalan KH Imron Abd. Fatah
Wakil Syuriah PCNU Bangkalan KH Imron Abd. Fatah

BANGKALAN, RadarMadura.id – Kabupaten Bangkalan dipilih sebagai lokasi penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026.

Acara tersebuti akan dilaksanakan di Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Muhammad Cholil, Selasa (23/6).

Pemilihan Kota Salak sebagai venue penutupan forum permusyawaratan tertinggi bagi organisasi keagamaan terbesar di tanah air tersebut mendapat respons positif. Karena rencananya akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

Wakil Syuriah PCNU Bangkalan KH Imron Abd. Fatah berharap kehadiran Presiden Prabowo bisa berdampak besar terhadap masa depan pembangunan Pulau Garam. Khususnya, Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga: Review Pemilik Changan Lumin Setelah 4.000 Km, Irit Setara Motor tapi Ada Catatan Soal Stabilitas

Sebab, kabupaten ujung barat Pulau Madura ini masuk dalam rencana strategis percepatan pembangunan pemerintah pusat.

Yakni sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gerbangkertosusila. 

Pria yang biasa disapa Ra Imron itu memaparkan, terdapat beberapa rencana strategis pemerintah pusat yang dinanti masyarakat Madura.

Antara lain, pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) yang diproyeksikan sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan kegiatan keagamaan terpadu.

”Maka, kami sangat berharap Presiden RI bisa hadir langsung dalam penutupan Munas dan Konbes NU nanti,” ujarnya.

Selain itu juga ada rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan di pesisir utara Kabupaten Bangkalan.

Fasilitas tersebut digadang-gadang bisa menjadi simpul baru bagi pertumbuhan ekonomi di Madura. Karena bisa mendukung percepatan distribusi barang di dalam dan luar negeri.

Selama ini aktivitas bongkar muat barang dari jalur laut hanya berpusat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Sedangkan kondisinya kini makin padat. Maka, harus ada lokasi penopang untuk mendukung kelancaran distribusi barang.

Baca Juga: Jepang Tampil Perkasa, Tunisia Tak Berkutik! Samurai Biru Unggul 2 Gol di Babak Pertama dan Tempel Belanda di Puncak Grup F Piala Dunia 2026

”Opsi yang paling tepat adalah dengan membangun Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan di pesisir Kecamatan Klampis,” katanya.

Ra Imron menambahkan, percepatan pertumbuhan ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Sederet program prioritas telah diluncurkan. Antara lain, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih. (KDMP). 

Program tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi. Tetapi, juga mampu menyerap tenaga kerja.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap program tersebut terus dilanjutkan dengan pengawasan dan evalusi secara kontinu.

Ra Imron yakin, output program unggulan presiden itu akan semakin besar dengan didukung prasarana yang memadai.

Seperti pembangunan pelabuhan yang dapat mempermudah konektivitas transportasi di bidang Maritim.

”Maka, kami menilai kehadiran Presiden Prabowo di Bangkalan akan sangat istimewa,” katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Presiden RI Prabowo Subianto #penutupan Munas dan Konbes NU #Ra Imron #PCNU Bangkalan #Percepatan Pertumbuhan Ekonomi