Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berharap BGN Bijak, Tokoh Masyarakat Bangkalan Dukung Evaluasi Program MBG

H
Penulis: Hendriyanto❯
Imron Abd. Fattah, tokoh masyarakat Bangkalan
Imron Abd. Fattah, tokoh masyarakat Bangkalan

Advertisement

BANGKALAN, RadarMadura.id – Keputusan pemerintah untuk mengevaluasi dan menghentikan distribusi menu makan bergizi gratis (MBG) selama libur sekolah menuai beragam tanggapan. Salah satunya dari tokoh masyarakat (tomas) asal Bangkalan, Jawa Timur Imron Abd. Fattah.

Pria yang biasa disapa Ra Imron itu menyatakan, program MBG memberikan manfaat besar dalam rangka peningkatan gizi anak. Mulai anak usia di bawah lima tahun (balita), siswa SD, SMP, dan SMA sederajat.

"Karena program ini diluncurkan untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Maka, untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing harus dimulai dari sekarang," ujarnya.

Advertisement

Program MBG juga dinilai dapat memberikan multiplier effect yang sangat besar. Sebab, mampu menyerap tenaga kerja lokal dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyakarat.

Di sisi lain, Ra Imron menyambut baik evaluasi tata kelola program MBG yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Sehingga, program tersebut bisa terealisasi dengan lebih baik ke depannya.

"Semua orang setuju MBG program yang baik, meskipun masih perlu adanya evaluasi menyeluruh," imbuhnya.

Namun pihaknya berpesan, terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan BGN dalam proses evaluasi yang dilakukan. Antara lain, perihal pemberian insentif kepada mitra satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG).

Sebab, sebagian besar pengelola mitra SPPG membangun dapur MBG dari dana pinjaman ke lembaga perbankan.

"Kalau insentif dihentikan saat libur sekolah, bagaimana mitra memenuhi cicilan pokok di bank. Belum lagi bunga pinjamannya, kan kasihan," sambungnya.

Awalnya pemberian insentif terhadap mitra berlangsung enam hari dalam sepekan. Namun akhirnya diubah menjadi lima hari selama sepekan. Keputusan tersebut sudah sangat tepat karena menu MBG disalurkan lima hari dalam sepekan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

   Kritik Realisasi MBG di Kabupaten Pamekasan, LMB Minta Kinerja Korwil BGN Dievaluasi

  Kritik Realisasi MBG di Kabupaten Pamekasan, LMB Minta Kinerja Korwil BGN Dievaluasi

Para aktivis yang tergabung dalam Lingkar Melati Bersatu (LMB) Pamekasan menggelar aksi di depan Kantor Pemkab Pamekasan menyusul adanya dugaan sejumlah penyimpangan dalam   pelaksanaan MBG.

Mahasiswa Tuding SPPG Kemas Lalai,  Buntut Temuan Susu MBG Berulat 

Mahasiswa Tuding SPPG Kemas Lalai, Buntut Temuan Susu MBG Berulat 

di wilayah Kecamatan Jrengik, kejadian menu berulat tidak hanya sekali. Penerima manfaat sering mendapatkan menu MBG berulat.

Susu MBG Yang Diterima Siswa Di Sampang Berulat, SPPG Kemas, Jrengik, Akui Lepas dari Pengawasan

Susu MBG Yang Diterima Siswa Di Sampang Berulat, SPPG Kemas, Jrengik, Akui Lepas dari Pengawasan

Susu yang diterima siswa SDN Buker 3, Kecamatan Jrengik, berulat. Menu tersebut didistribusikan oleh SPPG Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat Indonesia (Kemas) alias Dapur Bejreh, Jalan Raya Jrengik, Kotah, Jregik

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer