BANGKALAN, RadarMadura.id – Lima Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bangkalan telah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto, Rabu (6/5).
Itu bersamaan dengan peresmian 1.056 di seluruh Indonesia.
Namun, hingga saat ini, kelima kopdes itu belum beroperasi.
Yakni, KDMP Pangpong Kecamatan Labang; KDMP Tlomar dan Pangeleyan Kecamatan Tanah Merah; KDMP Lomaer Kecamatan Blega; dan KDMP Ko’ol Kecamatan Klampis.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan Moh. Rasuli mengaku hingga saat ini belum ada satu pun KDMP yang beroperasi karena masalah pendanaan.
Namun, sebagian besar sudah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT).
Pihaknya masih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat untuk pengoperasian KDMP yang telah diresmikan.
”Kami masih menunggu kapan koperasi ini bisa mulai beroperasi” tandasnya.
Pemkab Bangkalan tidak lepas tangan dalam mengawal program unggulan pemerintah pusat tersebut.
Dia mengeklaim, pemkab telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung KDMP di semua desa di Bangkalan. Mulai dari pengurus hingga pengawas.
Kepala Desa Pangpong Amzeri mengaku tidak tahu secara pasti kapan KDMP di desanya akan dioperasikan.
Padahal, sudah satu bulan lebih diresmikan secara bersamaan oleh Presiden RI.
”Kami masih menunggu tindak lanjut setelah diresmikan,” ujarnya.
Terdapat beberapa fasilitas yang saat ini belum tersedia di KDMP-nya. Antara lain, pikap dan AC.
”Bahkan untuk biaya tagihan listrik saja kami harus bayar menggunakan dana pribadi,” katanya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti