Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pasar Ki Lemah Duwur Sepi Pengunjung, Pedagang Minta Pemerintah Turun Tangan 

Amin Basiri • Senin, 4 Mei 2026 | 19:02 WIB
SEPI: Mohammad Soleh merapikan dagangannya di Pasar Ki Lemah Duwur, Sabtu (2/5) 
SEPI: Mohammad Soleh merapikan dagangannya di Pasar Ki Lemah Duwur, Sabtu (2/5) 

BANGKALAN, RadarMadura.id - Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan sepi pengunjung. Kondisi itu dikeluhkan pedagang. Sebab, berdampak terhadap pendapatan para pedagang. 

Muhammad Soleh, seorang pedagang di Pasar Ki Lemah Duwur menyatakan, sepinya pengunjung di pasar yang berlokasi di Jalan Halim Perdanakusuma itu berlangsung lama. Yakni, sejak pandemi covid-19. 

"Sudah dari dulu yang sepi dan sampai sekarang ini tidak ada perubahan, malah makin sepi. Ditambah lagi saat sudah ada penjualan online ," ujar Soleh, Sabtu (2/5/).

Kini banyak masyarakat yang lebih memilih belanja secara online di marketplace dibandingkan ke pasar.

Akibatnya, omzet pendapatan para pedagang makin seret. 

"Sepinya itu bukan kadang-kadang, tapi setiap hari. Setiap hari hampir tidak ada pengunjung," ungkanya.

Namun di sisi lain pedagang dibebani retribusi pasar. Sehingga pendapatan yang bisa dibawa pulang para pedagang tidak seberapa.

 Dalam sehari keuntungan yang didapatkan tidak pernah lebih dari Rp 100 ribu.

Soleh mengaku sudah melakukan penyesuaian dengan berjualan online, namun tetap tidak dapat bersaing. Sebab banyak yang menjual produk yang lebih murah di marketplace.

Karena itu, pihaknya berharap pemerintah turun tangan untuk menyikapi sepinya Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan Mohammad Rasul mengatakan, sepinya pengunjung pasar dipengaruhi ketatnya persaingan melalui online. 

Pemkab Bangkalan mendorong pedagang untuk beradaptasi dengan memanfaatkan platform digital sebagai sarana tambahan dalam menjual barang dagangannya.

"Betul, memang kondisi pasar saat ini sangat sepi, bahkan keadannya kian memburuk. Pedagang sebisa mungkin juga harus berjualan online.," katanya. (c1/jup) 

Editor : Amin Basiri
#pasar Ki Lemah Duwur #bangkalan #sepi