KAMAL – Pada bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (BEM KM UTM) menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) sekaligus santunan anak yatim.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rektorat, lantai 10, Aula Syakhona Kholil, Sabtu (14/3).
Acara yang penuh khidmat ini dihadiri oleh civitas akademika dan Kapolsek Kamal Iptu M. Adityo Andri Cahyo Prabowo. S.Tr.K, S.I.K., M.I.K.
Baca Juga: TK Negeri Pembina Pejagan Bangkalan Bagikan Ratusan Takjil, Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud konkret bahwa organisasi kemahasiswaan dapat mengambil peran dalam merespons kebutuhan sosial masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian seperti anak-anak yatim.
Melalui momentum Ramadan, BEM KM UTM berupaya menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di lingkungan sekitarnya.
Dengan demikian, keberadaan BEM KM UTM diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan intelektual dan kepemimpinan mahasiswa, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Santunan anak yatim dan kegiatan berbagi di bulan Ramadan menjadi simbol bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki tanggung jawab untuk hadir, peduli, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Ajak Wujudkan Bangkalan Ramah Investasi
Presiden Mahasiswa Mahrus Ali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen mahasiswa untuk tidak hanya bergerak dalam ruang intelektual, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
”Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberadaan mahasiswa bukan hanya sebagai agen perubahan, melainkan juga sebagai agen kepedulian sosial. Melalui kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim ini, kami ingin memperkuat silaturahmi serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Mahrus Ali.
Mahrus Ali menambahkan bahwa sinergi antara mahasiswa dengan berbagai unsur di daerah, termasuk aparat penegak hukum, penting untuk terus dijaga dalam rangka membangun daerah yang lebih baik.
Baca Juga: Polres Bangkalan Rampas Ratusan Miras Dari Dua Lokasi Razia
Menurut dia, hubungan yang baik antara mahasiswa dan aparat dapat membuka ruang dialog yang konstruktif dalam menyikapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.
”Mahasiswa dan berbagai elemen di daerah harus berjalan beriringan. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, kami yakin berbagai persoalan sosial dapat diselesaikan secara bersama-sama,” tambahnya.
Selain sebagai kegiatan sosial, acara ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan.
Suasana kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masih menjadi nilai penting dalam kehidupan mahasiswa.
Baca Juga: Alih Fungsi Terminal Tipe A Buram, DLH Bangkalan Klaim Telah Terima Hibah Kemenhub
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama serta penyerahan santunan kepada anak yatim, yang menjadi simbol kepedulian dan harapan agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua pihak.
Acara berlangsung dengan suasana hangat, penuh kebersamaan, serta memperkuat semangat kolaborasi antara mahasiswa, aparat, dan masyarakat. (vic)
Editor : Ina Herdiyana