Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kades Telaga Biru Cawe-Cawe Proyek APBD, Dalam Pengerjaan Rehabilitasi Kantor Kecamatan Tanjungbumi

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 20 November 2025 | 13:45 WIB
TAK TUNTAS: Tukang merehabilitasi pagar kantor Kecamatan Tanjungbumi, Sabtu (15/11). (JUPRI/JPRM)
TAK TUNTAS: Tukang merehabilitasi pagar kantor Kecamatan Tanjungbumi, Sabtu (15/11). (JUPRI/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Camat Tanjungbumi Imam Mahfud menepis tudingan keterlibatan pegawainya dalam pengerjaan proyek bersumber dari APBD tersebut. Dia mengeklaim, pelaksana proyek rehabilitasi kantor Kecamatan Tanjungbumi bukan pegawai di internalnya.

Tetapi, pelaksananya Kepala Desa (Kades) Telaga Biru, Kecamatan Tanjungbumi, Sukari. Pernyataan tersebut memperkuat adanya Kades cawe-cawe dalam proyek pemerintah dengan cara pinjam bendera.

”Yang mengerjakan Kades Telaga Biru. Kami (pegawai kecamatan) tidak ikut-ikut dalam proyek itu,” ujar Camat Tanjung Bumi Imam Mahfud, Selasa (18/11).

Imam tidak tahu-menahu saat dikonfirmasi tentang penandatanganan kontrak proyek yang dikerjakan atas nama CV Raditya Karya Perdana tersebut. Sehingga, meski sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), pihaknya tidak tahu mitra kerjanya.

”Saya tidak bertemu saat penandatanganan kontrak,” sambungnya.

Kades Telaga Biru Sukari mengaku cawe-cawe dalam pengerjaan proyek rehabilitasi Kantor Kecamatan Tanjungbumi. Namun, dia berdalih, keterlibatannya dalam proyek itu hanya sebatas bekerja sama dengan CV Raditya Karya Perdana sebagai pelaksana.

”Yang kerja tetap CV (Raditya Karya Perdana). Sedangkan pekerjanya (kami yang menyiapkan),” katanya.

Praktik pinjam berdera dalam pengerjaan proyek rehabilitasi Puskesmas Tanjungbumi disampaikan Rusli, suami Direktur CV Raditya Karya Perdana Ahmawati. Di menyebut, perusahaan konstruksi yang dipimpin istrinya itu hanya dipinjam dalam pengerjaan proyek dengan harga penawaran Rp 179 juta tersebut.

”Yang kerja pihak kecamatan, (bendera) hanya dipinjam,” kata Rusli, Senin (17/11). (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pinjam bendera #CV Raditya Karya Perdana #proyek #cawe-cawe #Kades Telaga Biru #rehabilitasi kantor