BANGKALAN, RadarMadura.id – Ratusan pendamping program keluarga harapan (PKH) sudah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024. Namun, hingga sekarang mereka belum menerima surat keputusan (SK) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Korkab PKH Bangkalan Heru Wahjudi mengatakan, jumlah pendamping PKH di Kota Salak sebanyak 186 orang. Mereka sudah mengikuti seleksi PPPK.
Perinciannya, 182 orang ikut seleksi tahap pertama dan empat orang lainnya masuk tahap dua. Ratusan pendamping itu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
”Baru minggu kemarin kami mendapatkan arahan terkait dengan status teman-teman (pendamping PKH). Dari pusat menyampaikan bahwa tahapan seleksi itu hingga Oktober,” katanya Rabu (30/7).
Baca Juga: BPJS Kesehatan Luncurkan New Rehab 2.0, Peserta Menunggak Bisa Aktif Lagi Lewat Alih Segmen
Heru menyatakan, sekarang masih tahap pengisian daftar riwayat hidup (DRH) bagi peserta seleksi tahap dua. SK pengangkatan akan diserahkan serentak, baik peserta seleksi tahap satu maupun tahap dua. Jika pembaruan rekening terbit, pihaknya akan segera mengirimkan surat pengajuan pengangkatan.
”Kami masih menunggu selesainya seleksi tahap dua. Sekarang masih mengisi DRH. Jadwal terakhir, harus diselesaikan besok (hari ini),” tuturnya.
Pendamping PKH Bangkalan Rohimullah membenarkan jika dirinya belum menerima SK pengangkatan PPPK. Dia menyebut mengikuti seleksi tahap satu pada Desember 2024. Hasilnya, dirinya dinyatakan lulus.
”Tentu kami amat sangat mengharapkan pengangkatan dilakukan secepatnya, sehingga status para pendamping sebagai pegawai jelas,” pungkasnya. (lil/bil)
Editor : Hendriyanto