BANGKALAN, RadarMadura.id – Program makan bergizi gratis (MBG) mulai diterapkan. Namun, untuk lembaga di bawah Kemenag Bangkalan belum merealisasikan program itu.
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Bangkalan Sulaiman menyatakan, pelaksanaan program MBG belum dilaksanakan lantaran tidak ada instruksi dari pimpinannya.
Yakni, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim dan Kemenag RI.
”Kami statusnya organisasi vertikal, tentunya masih menunggu surat dari pusat untuk bisa merealisasikan,” terangnya, Senin (6/1).
Pemkab Bangkalan dan organisasi yang mengaku terlibat dalam program MBG sudah menemui dirinya.
Tujuannya, meminta data murid di semua madrasah yang berada di bawah naungan Kemenag.
”Kami sudah menyetorkan data semua siswa dan madrasah yang ada di Bangkalan,” ungkapnya.
Pihaknya belum tahu secara pasti apakah semua madrasah menjadi sasaran program MBG atau tidak.
Sebab, pihaknya masih menunggu surat edaran dari Kanwil Kemenag Jatim maupun Kemenag RI.
Namun, yang pasti Kemenag Bangkalan menyambut baik program MBG itu. Program tersebut diharapkan bisa memengaruhi minat siswa dalam belajar.
Dengan begitu, bisa meningkatkan prestasi dan kualitas pendidikan, khususnya di madrasah.
”Kami berharap ada beberapa program yang bisa meningkatkan prasarana,” katanya.
”Sehingga, bisa meningkatkan kualitas pendidikan yang ada, bukan hanya fokus pada program MBG saja,” pungkasnya. (din/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia