BANGKALAN, RadarMadura.id – Upaya percepatan penurunan stunting digalakkan di wilayah Kecamatan Bangkalan. Tujuannya, mengantisipasi munculnya kasus stunting baru.
Salah satu caranya melalui kegiatan mini lokakarya yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Jumat (8/11).
Kegiatan yang digagas Balai Penyuluhan KB Kecamatan Kota Bangkalan itu melibatkan lintas sektor.
Tujuannya, membahas sinergi tim percepatan penurunan stunting tingkat kecamatan dan tingkat desa.
Kegiatan itu dikemas dengan pemaparan materi tentang peran penghulu dan penyuluh agama dalam mendukung program percepatan penurunan stunting sebagai prioritas pemerintah oleh Kepala KUA Bangkalan Mustangin.
Kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait kasus-kasus yang ditemui oleh tim penggerak pendamping keluarga (TPk). Seperti kasus balita berisiko dan ibu hamil dengan kasus tuberkulosis (TB).
Kemudian, kasus dan pasca salin dengan riwayat anemia yang disampaikan oleh bidan desa dari Kelurahan Pejagan, Desa Kramat, dan Ujung Piring.
Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Kota Bangkalan Siti Maryam mengapresiasi jalannya kegiatan itu.
Sebab, itu bisa menjadi wadah untuk menemukan solusi bersama tentang cara melakukan pendampingan yang tepat.
”Dengan kegiatan yang melibatkan lintas sektor terkait seperti ini, diharapkan tidak ada munculnya kasus-kasus berisiko stunting yang baru di Kecamatan Bangkalan,” pungkasnya. (jup)
Editor : Ina Herdiyana