BANGKALAN, RadarMadura.id – Warga mengeluhkan layanan di kantor BPN Bangkalan. Sebab, kebijakan yang diterapkan dinilai berubah-ubah dan dianggap memperlambat penerbitan sertifikat tanah.
Salah satu dampaknya, sejumlah investor yang akan berinvestasi di bidang properti balik kanan alias mengurungkan niatnya.
Pengembang Perumahan Suramadu Berkah Berlimpah (SBB) Zaiful Imron Mustafa mengatakan, pelayanan di kantor BPN Bangkalan belum memuaskan.
Sebab, kebijakan yang berkaitan dengan penerbitan sertifikat tanah berubah-ubah.
Misalnya, pelimpahan sertifikat tanah dari perorangan tidak bisa langsung dialihnamakan pada PT, tapi harus teregister dan diukur ulang.
”Kebijakan sebelumnya, sertifikat tanah perorangan bisa dialihnamakan PT tanpa harus mengukur ulang,” sesalnya.
Dia juga kecewa karena statement Kepala BPN Bangkalan Arya Ismana dengan Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran Mowo Prabowo tidak sama.
Misalnya, saat memberikan penjelasan tentang ketentuan sertifikat tanah yang awalnya hak guna bangunan (HGB) menjadi pendaftar baru atau data sebelumnya dihapus.
Dengan demikian, harus dilakukan pengukuran dan penetapan ulang.
”Kebijakan BPN ini tidak sesuai dengan keinginan Pj bupati Bangkalan mengenai kabupaten ramah investasi,” ucapnya.
”Kami minta kantor BPN Bangkalan tidak mempersulit pengurusan sertifikat tanah untuk kepentingan bisnis properti,” harapnya.
Dikonfirmasi di tempat terpisah, Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Bangkalan Agung Teguh Susanto menyampaikan hal yang sama.
Menurutnya, pemohon banyak yang komplain mengenai sulitnya pembuatan sertifikat tanah dengan status perorangan menjadi PT. Apalagi, prosesnya saat ini harus diukur ulang.
”Kalau dulu bisa penurunan hak, dari perorangan diturunkan haknya menjadi PT tanpa harus mengukur ulang,” paparnya.
Sementara itu, Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Bangkalan Mowo Prabowo enggan memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut.
Alasannya, belum ada petunjuk dari pimpinannya untuk menjawab hal tersebut.
”Saya tidak bisa menjawab hal itu karena belum ada petunjuk dari pimpinan, akan saya sampaikan terlebih dahulu,” pintanya. (za/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia