Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Disnak Bangkalan Utus Tujuh Orang dalam Uji Kompetensi Juleha

Ina Herdiyana • Sabtu, 28 September 2024 | 01:59 WIB

 

TERIK:  Dua orang berada di depan RPH Bangkalan, Kelurahan Bancaran, Kecamatan Bangkalan, Jumat (30/8). (IMAMUDIN/JPRM)
TERIK:  Dua orang berada di depan RPH Bangkalan, Kelurahan Bancaran, Kecamatan Bangkalan, Jumat (30/8). (IMAMUDIN/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) sangat berpengaruh dalam capaian retribusi pendapatan asli daerah (PAD) di rumah potong hewan (RPH).

Namun, jumlah tukang jagal di RPH kian menyusut. Buktinya, Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan mencatat jumlah tukang jagal hanya 22 orang. Padahal, awalnya 49 orang.

Kabid Kesmavet Disnak Bangkalan Raswan tidak memungkiri penyusutan jumlah tukang jagal di RPH tersebut.

”Keberadaan jagal bukan bertambah, melainkan semakin berkurang. Salah satu pemicunya, ada yang tutup usia. Salah satunya, tukang jagal di Socah,” katanya.

Menurut Raswan, pekerjaan sebagai tukang jagal dilakukan secara turun-menurun. ”Jika orang tuanya meninggal, biasanya dilanjutkan oleh anaknya.

”Jumlah tukang jagal binaan kami semula 49 orang. Namun, sekarang tersisa 22 orang. Itu pun tidak semuanya aktif. Hal itu sangat berpengaruh terhadap pendapatan retribusi dari RPH,” imbuhnya.

Raswan mengungkapkan, untuk mendapatkan sertifikat juru sembelih halal (jurliha) memang harus mengeluarkan biaya.

Namun, pada tahun-tahun sebelumnya, institusinya belum bisa memfasilitasi uji kompetensi tersebut karena tidak memiliki anggaran. ”Biayanya sekitar Rp 2,5 juta,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, khusus tahun ini, institusinya sudah mengutus beberapa tukang jagal untuk mengikuti uji kompetensi tersebut.

Namun, yang membiayai bukan pemerintah daerah, melainkan pemerintah provinsi dan Universitas Brawijaya (UB) Malang.

”Yang dibiayai provinsi dua orang dan UB Malang lima orang. Jadi, totalnya ada tujuh orang,” tandasnya. (c5/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#disnak bangkalan #juleha #uji kompetensi