Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diskan Bangkalan Sebut Stok Garam Habis sebelum Masa Produksi, Ini Sebabnya

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 14 Juli 2024 | 18:05 WIB
LAHAN PRODUKTIF: Petambak garam di Kecamatan Kamal sedang mempersiapakan lahan produksi garam, Minggu (30/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
LAHAN PRODUKTIF: Petambak garam di Kecamatan Kamal sedang mempersiapakan lahan produksi garam, Minggu (30/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Bangkalan menyebut stok garam sudah habis.

Stok garam milik petani, baik di Kecamatan Kamal hingga Klampis kosong. Tahun ini target produksi garam 5 ribu ton.

Fungsional Pengendali Hama dan Penyakit Diskan Bangkalan Edy Wiyono menyampaikan, stok garam yang dimiliki petambak sudah habis sebelum masa produksi.

Menurutnya, hal ini tidak masalah. Sebab, sebagian petani mulai menggarap lahan untuk produksi garam.

”Stok garam sudah habis semua di kelompok tani kita. Kondisi cuaca saat ini masih hujan,” ujarnya Sabtu (13/7).

Edy melanjutkan, cuaca di sejumlah kecamatan produksi garam tidak sama.

Misalnya di Kecamatan Klampis dan Sepulu, intensitas hujan masih tinggi sehingga berdampak pada produksi garam.

Sementara di Kecamatan Kwanyar dan Kamal, sebagian petambak mulai menggarap lahannya.

”Kemungkinan yang lebih awal produksi di Kecamatan Kamal dan Kwanyar. Sebab di kecamatan lain masih sering hujan,” tuturnya.

Edy menambahkan, jika cuaca tahun ini bersahabat, dia mematok target produksi garam 5 ribu ton.

Dia memprediksi, waktu produksi di setiap kecamatan pesisir tidak sama. ”Insyaallah target 5 ribu ton ini bisa tercapai,” imbuhnya.

Baca Juga: Arief Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Menjadi Kepala Daerah Pertama Bergelar Profesor di Bangkalan

Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Rokib meminta dinas teknis mendorong petambak garam segera memproduksi garam.

Tujuannya, supaya target produksi bisa tercapai. Termasuk memantau produksi garam secara intens.

”Petambak garam kita harus didorong agar produksi garam terus meningkat,” pintanya. (za/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#garam #stok #habis #produksi #target #5 ribu ton #petambak