BANGKALAN, RadarMadura.id – Tahun ini Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan menargetkan populasi hewan ternak mencapai 2.335.813 ekor.
Target ini meningkat jika dibandingkan dengan 2023. Tahun lalu target populasi hewan ternak sebanyak 2.335.820 ekor.
Meski begitu, Disnak Bangkalan mengeklaim target populasi setiap hewan ternak hampir terpenuhi (lihat grafis).
Bahkan, realisasi ternak ayam pedaging dan itik hingga triwulan pertama sudah melebihi target.
Perencana Ahli Muda Disnak Bangkalan Muntazam menyampikan, hewan ternak di Kota Salak banyak macamnya.
Total ada enam jenis hewan yang masuk dalam kategori ternak. Dia menyebut, populasi setiap ternak melimpah.
Target populasi hewan ternak 2024 mencapai 2.341.813 ekor. Perinciannya, sapi potong 145.269, kambing 80.652, dan ayam buras 1.641.192. Lalu, ayam petelur 85.119, ayam pedaging 303.430, dan itik 86.151.
”Dari enam hewan ternak ini, setiap tahun populasinya tidak pernah menurun, malah terus bertambah,” ujarnya.
Muntazam mengungkapkan, pihaknya mendata tingkat populasi setiap hewan ternak.
Selama triwulan pertama, yakni Januari hingga Maret, tingkat populasi hewan ternak mendekati target.
Selain sapi potong, kambing, ayam buras, dan ayam petelur sudah melebihi target.
Dia memaparkan, setiap tahun populasi hewan ternak pasti melebihi target. Karena itu, terkadang pihaknya mengirim sapi hingga ke luar pulau seperti Kalimantan.
”Untuk daging hewan, tidak usah khawatir, stok di sini sangat melimpah. Buktinya sampai dikirim ke Kalimantan,” paparnya.
Muntazam menerangkan, untuk mempertahankan populasi hewan ternak, pihaknya menjaga pertumbuhan hewan, baik yang sudah dewasa atau yang masih kecil.
”Untuk sepuluh tahun ke depan saya yakin populasi hewan ternak tetap aman,” tukasnya. (c4/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta