BANGKALAN, RadarMadura.id – Ada dua pasar tradisional yang mendapat kucuran dana dari APBD 2024.
Pertama, rehabilitasi kios Pasar Kamal dengan pagu anggaran Rp 175.737.600. Kegiatan konstruksi ini dikerjakan CV Setia dengan nilai kontrak Rp 174,5 juta.
Kedua, rehabilitasi saluran air Pasar Tanjungbumi senilai Rp 86.400.000. Paket kegiatan ini dikerjakan CV Sigma dengan nilai kontrak Rp 86 juta.
Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan mengeklaim pekerjaan dua paket kegiatan tersebut sudah mencapai 50 persen.
Plt Kepala Disdag Bangkalan Achmad Siddik menyampaikan, tahun ini hanya ada dua pasar yang mendapatkan anggaran rehabilitasi. Besaran anggaran setiap pasar tidak sama.
”Pembangunannya dimulai sejak April. Dananya bersumber dari APBD,” katanya pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Sabtu (25/5).
Siddik mengungkapkan, anggaran ratusan juta itu digunakan untuk memperbaiki kios Pasar Kamal yang terdampak kebakaran pada 2023.
Anggaran untuk Pasar Tanjungbumi dimanfaatkan untuk pembangunan saluran air.
”Jadi anggaran yang disetujui oleh dewan hanya meliputi dua paket kegiatan itu,” ungkapnya.
Dia memaparkan, tahun lalu empat kios Pasar Kamal hangus dilahap api.
Dengan dilakukan rehabilitasi, dia berharap kios tersebut bisa segera beroperasi sehingga aktivitas perdagangan kembali ramai.
Dengan begitu, perekonomian masyarakat berjalan, khususnya bagi warga sekitar pasar.
”Kami target pekerjaan selesai Juni. Sehingga, aktivitas pedagang kembali normal dan pendapatan Pasar Kamal semakin meningkat,” harapnya. (c1/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta