Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pj Gubernur Adhy Gerak Cepat Tinjau Banjir di Bangkalan, Utamakan Evakuasi Masyarakat Rentan dan Segera Normalisasi DAS

Fatmasari Margaretta • Kamis, 14 Maret 2024 | 03:27 WIB
MERAKYAT: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (berkacamata) menyerahkan nasi bungkus kepada korban banjir di Kecamatan Blega, Bangkalan, Rabu (13/3).
MERAKYAT: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (berkacamata) menyerahkan nasi bungkus kepada korban banjir di Kecamatan Blega, Bangkalan, Rabu (13/3).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono gerak cepat meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Kauman, Kecamatan Blega, Bangkalan, Rabu (13/3).

Banjir terjadi akibat hujan deras yang terjadi Selasa (12/3). Hal itu mengakibatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Blega meluap.

Pj Gubernur Adhy langsung meninjau permukiman yang masih tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa dengan mengendarai perahu karet.

Adhy tidak segan turun dari perahu menerobos banjir untuk membagikan nasi bungkus kepada warga.  

Adhy mengatakan, evakuasi masyarakat rentan, utamanya lansia, telah dilakukan.

Dia pun memastikan masyarakat rentan dan terdampak tidak diperkenankan kembali ke rumahnya masing-masing sampai air benar-benar surut.

”Sebab, saat ini curah hujan masih tinggi dan diperkirakan masih akan hujan dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

DAS Blega akan segera dilakukan normalisasi. ”Kami juga akan segera melakukan normalisasi DAS Blega karena ada kekhususan untuk tipe sungainya.

Ada pecahan sungai, lalu menyatu lagi. Nah, ini akan segera dinormalisasi oleh Dinas PU SDA Provinsi Jatim,” ujarnya.

Pihaknya memastikan kebutuhan logistik masyarakat terdampak banjir akan terpenuhi. Mulai dari kebutuhan dasar hingga kebutuhan penting selama Ramadan.

”Baik sahur dan buka puasa atau bagi yang tidak berpuasa, jika ada yang membutuhkan, kami pastikan tercukupi. Kalau memang bisa dan memungkinkan, bisa langsung datang ke dapur umum di SMA Negeri 1 Blega,” katanya.

Pemprov telah mengerahkan satu mobil pompa air untuk mengalihkan genangan yang ada di pemukiman warga.

”Pompa sudah on semua, termasuk banjir yang terjadi di Pasuruan dan Mojokerto. Sedangkan yang ada di sini (Blega), kami sudah siapkan mesin pompa air berkapasitas 250 liter/detik. Masih baru dan fresh, dari Pasuruan kami pindahkan ke sini,” ucapnya.

Adhy memastikan seluruh upaya yang dilakukan tim BPBD, baik dari Kabupaten Bangkalan dan Provinsi Jatim, telah sesuai dengan SOP penanganan banjir.

TANGGAP: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (kiri, berkacamata) bersama jajarannya didampingi Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie menyusuri daerah banjir menggunakan perahu karet di Kecamatan Blega
TANGGAP: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (kiri, berkacamata) bersama jajarannya didampingi Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie menyusuri daerah banjir menggunakan perahu karet di Kecamatan Blega

”Kami pastikan bahwa penanganan banjir ini diutamakan. Selain itu, kami juga akan siapkan CBP (cadangan beras pemerintah) yang akan diberikan ke masyarakat. Ketika sudah surut, kami akan berikan alat bantuan kebersihan. Sebab, cukup berat untuk membersihkan pascabanjir,” jelasnya.

Usai meninjau banjir di Desa Kauman, Kecamatan Blega, Adhy juga mengunjungi lokasi dapur umum yang berada di SMAN 1 Blega.

Di tempat itu, Addy menyerahkan bantuan logistik dapur umum kepada Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie.

Terdiri dari satu ton beras, minyak goreng 144 liter, makanan siap saji 720 kaleng, lauk pauk 1.200 kaleng, air mineral 50 karton, dan terpal 5 lembar.

Sementara itu, Yeni, 43, warga Desa Kauman, Kecamatan Blega, mengatakan, air banjir sempat setinggi atap rumahnya. Bahkan, barang-barangnya hanyut terbawa arus banjir.

”Ini banjir terparah dibandingkan dengan 2001 lalu. Kompor dan lemari saya hanyut terbawa arus. Mudah-mudahan dengan bantuan dan kehadiran Bapak Gubernur, banjir bisa segera surut dan bantuan bisa cepat sampai ke kami,” katanya.

Setelah dari Kecamatan Blega, Pj Gubernur Adhy Karyono mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Sa’idiyah di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan.

Dia didampingi Pj bupati Bangkalan. Kehadirannya di ponpes itu untuk memastikan kondisi pesantren yang terdampak banjir.

”Seperti yang kita lihat, banjir di sini mulai surut dan sedang proses pembersihan. Kami berharap proses pembersihan bisa segera dimaksimalkan, mengingat beberapa siswa sedang ujian sekolah,” pungkasnya. (bam/jup)

Editor : Fatmasari Margaretta
#ramadan #permukiman warga #perahu karet #kebersihan #curah hujan #gerak cepat #CBP #penanganan banjir #pesantren #Banjir #pompa air