Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Teman Pria R Dikabarkan Orang Sampang

Ina Herdiyana • Jumat, 12 Januari 2024 | 14:00 WIB
SEHAT: Musrifah, saudara pembuang bayi, menjemput keponakannya di RSUD Syamrabu Bangkalan, Kamis (11/1). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)   
SEHAT: Musrifah, saudara pembuang bayi, menjemput keponakannya di RSUD Syamrabu Bangkalan, Kamis (11/1). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)  

BANGKALAN, RadarMadura.id – Bayi yang ditemukan di Pasar Tanah Merah pada Kamis (4/1) sekitar pukul 18.00 akhirnya dijemput pihak keluarga Kamis (11/1).

Bayi dengan berat 27, 85 gram itu dijemput oleh Musrifah di RSUD Syamrabu Bangkalan. Musrifah yang merupakan kakak perempuan R (ibu bayi) berjanji akan merawat bayi tersebut seperti anaknya sendiri.

Musrifah saat ditemui Jawa Pos Radar Madura (JPRM) mengatakan, dirinya dan keluarga akan merawat dan membesarkan bayi yang sudah diberi nama Aisyatul Zahra tersebut.

”Saya yang akan membesarkan bayi ini sampai ibunya bebas dari penjara,” tegasnya.

Kepada koran ini, Musrifah berharap semua permasalahan yang dialami adiknya segera selesai.

Bahkan, dia meminta aparat kepolisian segera menangkap pria yang merupakan ayah biologis bayi tersebut. ”Saya sangat prihatin dengan perbuatan adik saya,” sesalnya.

Sementara itu, Murip selaku kepala Desa (Kades) Daleman membenarkan bahwa R merupakan warganya.

Dia menuturkan, R selama ini bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Surabaya. Bayi yang dibuang itu merupakan hasil hubungan gelap R dengan kekasihnya yang dikenal di Surabaya. ”Informasinya, kekasih R orang Sampang dan juga bekerja di Surabaya,” ucapnya.

Murip berharap, aparat penegak hukum (APH) segera mengamankan teman pria R. Baginya, tidak elok jika hanya R yang diamankan.

”Kami akan berembuk siapa tahu masalah ini bisa diselesaikan dengan baik, teman pria R mau bertanggung jawab terhadap bayi tersebut,” harapnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Saputro menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas teman pria R.

”Sampai saat ini, R belum mengungkapkan identitas kekasihnya. R mengaku tidak tahu alamat teman prianya. Hanya kenal di Surabaya,” pungkasnya. (za/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#kades #pasar #kepala desa #aparat penegak hukum #tanah merah #rsud syamrabu bangkalan #APH #bayi