BANGKALAN, RadarMadura.id – Sebanyak 14 kepala desa (Kades) terpilih dalam pelaksanaan pilkades tahap tiga dilantik di Gedung Serbaguna Rato Ebu Selasa (5/12).
Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Arief M. Edie berpesan belasan kades tersebut harus mampu menjaga kondusivitas desa menjelang Pemilu 2024.
Arief menyatakan, pemilu merupakan pesta demokrasi lima tahunan untuk menentukan pemimpinnya di masa depan. Maka, Pemilu 2024 harus berlangsung dengan aman, damai, dan tertib. Namun, yang tidak kalah penting yaitu Kades harus menjaga netralitas.
”Makanya kami minta Kades harus mampu menjaga harmonisasi dalam rangka pelaksanaan pemilu, pileg, dan Pilkada 2024,” imbau Arief.
Pihaknya juga meminta 14 Kades yang baru dilantik bisa berkolaborasi dengan pemkab. Program kerja yang disusun harus berorientasi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, dengan memaksimalkan potensi desa masing-masing.
”Jaga betul masyarakat di desanya masing-masing. Mulai dari aspek kebutuhan dasar di bidang kesehatan dan sebagainya,” imbuhnya
Kades memiliki peran penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Sebab, sasaran dai mayoritas kegiatan yang dilaksanakan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten adalah masyarakat desa.
”Maka, Kades harus melaksanakan dan mengawal semua pembangunan dari pemerintah yang ada di atasnya,” katanya.
Baca Juga: Penuhi Syarat Administrasi, Dewan Usulkan Tiga Nama Jadi Pj Bupati Sampang
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan Rudiyanto mengutarakan, Kades yang baru dilantik harus segera fokus melaksanakan program kegiatan di desa. Serta melaksanakan konsodidasi dengan para perangkatnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Sugianto Zein menambahkan, Kades harus menjadi pemimpin yang baik. Salah satunya dengan merangkul semua warganya. Termasuk para pendukung kompetitornya.
”Sehingga, tercipta suasa kondusif dan memiliki komitmen yang sama untuk memajukan desanya,” katanya. (jup/onk)
Editor : Fatmasari Margaretta