BANGKALAN – Pengerjaan Jembatan Sempar, Kecamatan Blega, terus dikebut Rabu (27/12). Sesuai deadline, proyek tersebut harus rampung secara keseluruhan pada 31 Desember 2017. Waktu PT Gala karya selaku rekanan tinggal empat hari.
Pemerintah pusat menggelontorkan dana Rp 17 miliar untuk penggantian Jembatan Sempar, Kecamatan Blega, Bangkalan dan Jembatan Camplong, Sampang. Dana tersebut bersumber dari APBN 2017.
Pelaksana Lapangan PT Gala Karya Saiful Ali menyatakan, sejauh ini pengerjaan sesuai dengan yang diharapkan. Diperkirakan, pengaspalan akan dilakukan besok (29/12). Pemasangan plat utama masih proses pengerjaan.
”Tanggal 29 Desember kami juga ngecor plat. Termasuk pengaspalan,” ungkapnya kemarin.
Dia yakin pengerjaan bisa selesai tepat waktu asal tidak ada kendala teknis. Misalnya, ketersediaan alat. Saiful Ali mengaku optimistis pengerjaan jembatan rampung sebelum pergantian tahun. ”Tergantung alat juga. Hari ini (kemarin, Red) kami datangkan alat untuk pengaspalan,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Suyitno mengaku tidak memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan terkait pengerjaan proyek yang bersumber dari APBN tersebut. Namun, dia berharap, pelaksanaan proyek bisa tepat waktu. Sebab, pengerjaan jembatan cukup mengganggu aktivitas lalu lintas di daerah tersebut.
”Cuma, kami pernah konsultasi ke Kementerian PUPR terkait kendala dengan adanya pengerjaan proyek jembatan itu agar dicarikan alternatif. Itu yang pernah kami sampaikan,” ucapnya.
Politikus PDI Perjuangan itu berharap pelaksanaan pengerjaan proyek bisa sesuai dengan rancangan anggaran biaya. ”Harapannya bisa segera diselesaikan,” harapnya.
Editor : Abdul Basri