SUMENEP, RadarMadura.id – Semua kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) dibiayai oleh negara. Termasuk perjalanan dinas (perdin).
Khusus Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, anggaran perdinnya ratusan juta.
Berdasar penelusuran melalui sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP), anggaran perdin Dinsos P3A Sumenep mencapai Rp 820.292.000. Angka tersebut untuk 34 kegiatan selama tahun anggaran 2025.
Anggaran perdin terbesar Rp 152.228.000 untuk kegiatan rehabilitasi sosial penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) lainnya, bukan korban HIV/AIDS dan Napza di luar panti sosial dengan kode rencana umum pengadaan (RUP) 39231927. Kegiatan serupa tertulis sebanyak empat kali dengan nominal anggaran dan RUP berbeda.
Anggaran perdin Dinsos P3A Sumenep tahun ini lebih besar dibanding dengan tahun sebelumnya. Total anggaran tahun ini mencapai Rp 820.292.000. Sementara pada 2024 sebesar Rp 818.583.000.
Kepala Dinsos P3A Sumenep Mustangin mengakui bahwa anggaran perdin tahun ini lebih besar. Dia beralasan bahwa tahun ini kegiatannya lebih banyak. ”Terutama di bidang rumah perlindungan sosial (RPS),” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin menyampaikan, anggaran perdin yang sangat besar tersebut harus diimbangi dengan kinerja yang jelas.
”Sebab, semua perjalanan dinas yang dilakukan oleh para petugas di dinsos P3A sudah ditanggung negara,” tandasnya. (tif/yan)
Editor : Amin Basiri