SUMENEP, RadarMadura.id – Pada momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak semua pihak mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Keris. Termasuk, mendorong pemerataan pendidikan. Terutama bagi yang kurang mampu.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, persoalan pendidikan tidak boleh dipandang remeh.
Semua pihak harus bersama-sama memperhatikan dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Hak untuk mengakses pendidikan tidak boleh hanya dimiliki segelintir kalangan.
”Pendidikan adalah hak fundamental setiap anak bangsa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan, tidak boleh ada satu pun anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses, ekonomi, atau kondisi geografis,” katanya.
Dia berpendapat, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, orang tua, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat itu modal penting.
Salah satu tujuannya memastikan setiap anak di Sumenep mendapat layanan pendidikan yang adil dan bermutu.
”Ini bukan hanya pekerjaan dinas pendidikan. Ini kerja kolektif semua elemen masyarakat. Kami ingin mencetak generasi emas Sumenep yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing global,” ucap bupati yang akrab disapa Fauzi ini.
Fauzi menuturkan, selama ini pemerintah telah mengeluarkan berbagai terobosan di bidang pendidikan.
Misalnya, penguatan perpustakaan desa, pelatihan guru berkelanjutan, digitalisasi sekolah, hingga pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi dan kurang mampu.
”Kalau anak-anak kita punya mimpi besar, salah satu tugas kita adalah membukakan jalan selebar-lebarnya agar impian mereka dapat terwujud,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Ina Herdiyana