Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DKPP Sumenep Optimalkan Lahan Tidur dan Sumber Air

A
Penulis: Amin Bashiri❯
TURUN LANGSUNG: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid saat melakukan gerakan tanam padi, di Desa Braji, Gapura, Sumenep
TURUN LANGSUNG: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid saat melakukan gerakan tanam padi, di Desa Braji, Gapura, Sumenep

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Tahun ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep akan mengoptimalkan lahan tidur dan perluasan jangkauan sumber air. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian, terutama sawah tadah hujan, guna mendongkrak produksi tanaman pangan.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala dalam mengoptimalkan potensi pertanian. Kondisi geografis Sumenep yang didominasi perbukitan turut memengaruhi upaya pemenuhan kebutuhan air untuk kegiatan bercocok tanam.

"Secara geografis, Sumenep merupakan wilayah perbukitan, bukan pegunungan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam memenuhi kebutuhan air untuk menunjang produktivitas pertanian," katanya.

Advertisement

Menurutnya, ketersediaan air yang memadai diperlukan agar lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal bisa kembali produktif. Karena itu, perluasan jangkauan air menjadi salah satu upaya untuk mendukung petani dalam mengelola lahan pertaniannya.

Dia menjelaskan, optimalisasi sumber air juga diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman. Dengan dukungan air yang cukup, petani berpeluang menambah frekuensi tanam dalam setahun sesuai kondisi lahan dan musim tanam.

"Optimalisasi jangkauan air menjadi salah satu hal penting dalam mendukung pengembangan lahan pertanian. Kami berharap lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal dapat dioptimalkan sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanaman pangan," tegasnya.

Advertisement

Dia menambahkan, pelaksanaan program tersebut mengacu pada petunjuk teknis kementerian melalui Keputusan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. "Acuan tersebut menjadi pedoman dalam mendukung pengembangan lahan dan pemanfaatan sumber air untuk kegiatan pertanian," ulasnya.

Dia berharap, dengan adanya program tersebut, lahan tidur dan sawah tadah hujan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif. "Dengan adanya program ini diharapkan ketahanan pangan daerah serta kesejahteraan petani semakin meningkat," pungkasnya. (tif/yan)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Produksi Beras Sumenep Naik 3,64 Persen

Produksi Beras Sumenep Naik 3,64 Persen

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid berharap tren peningkatan produksi tersebut terus berlanjut.

DKPP Sumenep Genjot Realisasi Program DBHCHT

DKPP Sumenep Genjot Realisasi Program DBHCHT

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, program DBHCHT tahun ini dialokasikan sekitar Rp 3 miliar.

DKUPP Sumenep Bakal Bina KMP

DKUPP Sumenep Bakal Bina KMP

Kepala DKUPP Sumenep Moh. Ramli mengatakan, mekanisme pengawasan KDMP pada dasarnya sama dengan koperasi lainnya. DKUPP akan menjalankan fungsi tersebut sesuai tugas dan kewenangannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer