Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemantauan Tata Niaga Tembakau Tak Merata

H
TURUN LANGSUNG: Tim Monev Pemkab Sumenep melakukan pemantauan di Gudang Akor Makmur, Kecamatan Bluto, Jumat (14/8). (DKUPP UNTUK JPRM)
TURUN LANGSUNG: Tim Monev Pemkab Sumenep melakukan pemantauan di Gudang Akor Makmur, Kecamatan Bluto, Jumat (14/8). (DKUPP UNTUK JPRM)

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemantauan tata niaga tembakau yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep belum merata.

Buktinya, pengawasan yang dilakukan baru menjangkau 12 gudang tembakau di Kota Keris. 

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep Moh. Ramli menyatakan, tim monitoring, pengendalian, dan pengawasan pembelian/penjualan tembakau telah turun ke lapangan mulai Selasa (11/8).

Advertisement

Hasilnya, terdapat beberapa gudang yang dinilai belum memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Tapi, sudah banyak yang patuh," ucapnya.

Advertisement

Dia mengeklaim, mayoritas pembelian tembakau di Kota Keris di atas titik impas harga tembakau (TIHT).

Namun, aspek utama yang memengaruhi harga jual tembakau adalah kualitas.

Saat ini harga tertinggi untuk tembakau gunung menyentuh angka Rp 75 ribu per kilogram.

"Kalau tembakau gunung sudah di atas Rp 70 ribu, ada yang Rp 72 ribu hingga Rp 75 ribu per kilogramnya. Sedangkan TIHT-nya Rp 69 ribu, jadi harga di lapangan sudah di atas TIHT," ucapnya.

TIHT tembakau gunung tahun ini Rp 69.489. Sedangkan untuk tembakau tegal dibanderol dengan harga Rp 64.765. Sementara untuk tembakau sawah Rp 48.533.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

H Mukmin Tak Ambil Poster Tembakau

H Mukmin Tak Ambil Poster Tembakau

Pengusaha tembakau Sumenep H Mukmin mengatakan, pemeriksaan sampel tetap bisa dilakukan tanpa harus mengambil atau menyimpan poster tersebut.

DKPP Pasok 3,5 Ton Tembakau Prancak 95 ke Mitra Industri

DKPP Pasok 3,5 Ton Tembakau Prancak 95 ke Mitra Industri

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, pengiriman tembakau Prancak 95 ke mitra PT Djarum di Pamekasan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam membuka akses pasar bagi varietas lokal Sumenep.

Balita 4 Tahun di Sampang Tenggelam di Kubangan Air Tembakau

Balita 4 Tahun di Sampang Tenggelam di Kubangan Air Tembakau

Balita 4 tahun di Desa Blu’uran, Sampang, ditemukan tewas diduga tenggelam di kubangan air penampungan untuk menyiram tembakau.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer