Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

H Mukmin Tak Ambil Poster Tembakau

H
TERBUKA: Pengusaha tembakau Sumenep H Mukmin (kopiah putih) saat mengecek tembakau di Gudang Daramista, Kecamatan Lenteng, pada Kamis (20/8). (MOH. IQBAL/JPRM)
TERBUKA: Pengusaha tembakau Sumenep H Mukmin (kopiah putih) saat mengecek tembakau di Gudang Daramista, Kecamatan Lenteng, pada Kamis (20/8). (MOH. IQBAL/JPRM)

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Pengusaha tembakau Sumenep H Mukmin menerapkan pola pembelian berbeda saat menyerap tembakau petani pada musim panen 2026.

Dia tidak mengambil poster atau sampel tembakau milik petani saat transaksi di Gudang Daramista, Kecamatan Lenteng.

Mukmin mengatakan, poster tembakau cukup diperiksa lalu dikembalikan kepada petani.

Advertisement

Pemeriksaan dilakukan dengan melihat kondisi dan mencium aroma tembakau.

Setelah itu, poster kembali dimasukkan dalam timbangan sehingga beratnya tetap dihitung sebagai bagian dari tembakau yang dibeli.

Advertisement

”Di Sumenep ada aturannya yang jelas. Poster itu ikut ditimbang dan dikembalikan kepada petani,” katanya.

Mukmin menyebut pola tersebut bukan baru diterapkan pada musim panen tahun ini.

Selama sekitar empat tahun terakhir, dirinya mengaku konsisten tidak mengambil poster tembakau milik petani.

Menurutnya, pemeriksaan sampel tetap bisa dilakukan tanpa harus mengambil atau menyimpan poster tersebut.

”Sudah empat tahun ini saya tidak ambil poster. Cukup saya lihat dan cium, lalu dimasukkan lagi untuk ditimbang,” ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Korban Dugaan Pencabulan Bertambah, Sejumlah Siswi Mulai Speak Up, Polisi Periksa sebagai Saksi

Korban Dugaan Pencabulan Bertambah, Sejumlah Siswi Mulai Speak Up, Polisi Periksa sebagai Saksi

Kepala Desa Dukotambin Syamsul Arifin berharap proses hukum terhadap ZA dilakukan secara tegas apabila nantinya terbukti melakukan perbuatan tersebut.

RSIA Puri Bunda Diduga Abaikan Permintaan Klarifikasi Polisi

RSIA Puri Bunda Diduga Abaikan Permintaan Klarifikasi Polisi

Muhammad Rizkianto selaku kuasa hukum keluarga korban, meminta proses hukum terhadap terlapor ditegakkan secara adil dan transparan. Dia berharap APH tidak memberikan perlakuan berbeda dalam menangani perkara tersebut.

Cakupan UHC Sumenep Tembus 99,94 Persen,   Pemkab Pastikan Akses Kesehatan Makin Merata

Cakupan UHC Sumenep Tembus 99,94 Persen,  Pemkab Pastikan Akses Kesehatan Makin Merata

Program jaminan kesehatan tersebut mulai diterapkan di Sumenep sejak Oktober 2022. Peluncurannya dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer