Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perubahan APBD Jadi Instrumen Responsif Hadapi Dinamika Fiskal

A
Penulis: Amin Basiri❯
TEGAS: Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin saat memimpin rapat paripurna di kantor dewan setempat, Selasa (18/8).
TEGAS: Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin saat memimpin rapat paripurna di kantor dewan setempat, Selasa (18/8).

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – DPRD Sumenep menggelar rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Raperda Perubahan APBD 2026, Selasa (18/8). Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin dan dihadiri wakil bupati Sumenep, forkopimda, serta kepala OPD.

Wakil Bupati Sumenep menjelaskan, perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan anggaran dengan perkembangan kondisi pertengahan tahun. Penyesuaian mencakup pergeseran alokasi program, optimalisasi silpa, serta kebutuhan penanganan kondisi darurat.

"Perubahan APBD merupakan instrumen responsif untuk menyesuaikan anggaran dengan kondisi yang tidak sesuai dengan asumsi KUA awal," katanya. Penyesuaian juga mencakup kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, antara lain tunjangan guru ASN, Dana Desa 2026, tunggakan iuran jaminan kesehatan, serta bantuan keuangan khusus dari Pemprov Jatim.

Advertisement

"Setiap rupiah anggaran harus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin mengatakan, pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 perlu dilakukan secara cermat dan terukur. Penyesuaian anggaran harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat serta mendukung efektivitas pembangunan daerah.

"Raperda Perubahan APBD 2026 selanjutnya akan dibahas bersama antara DPRD dan Pemkab Sumenep," tandasnya. (tif/han)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Libatkan Warga Lokal

DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Libatkan Warga Lokal

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur meminta pemerintah daerah menggandeng warga setempat saat merealisasikan kegiatan. Mulai pengadaan bahan, tenaga kerja, hingga jasa konsultan

DPRD Pamekasan Sepakati Perubahan APBD 2026

DPRD Pamekasan Sepakati Perubahan APBD 2026

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, dokumen tersebut akan segera dikirim kepada gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi.

Telan Anggaran Ratusan Juta, Tiga Kecamatan Belum Ambil Alat Perekam

Telan Anggaran Ratusan Juta, Tiga Kecamatan Belum Ambil Alat Perekam

Anggaran pengadaan alat perekam mencapai ratusan juta. Namun, alat tersebut belum didistribusikan ke kecamatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer