Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Libatkan Warga Lokal

A
Penulis: Amin Bashiri❯
HATI-HATI: Pengendara melintas di salah satu proyek fisik di Kecamatan Waru, Rabu (4/11).
HATI-HATI: Pengendara melintas di salah satu proyek fisik di Kecamatan Waru, Rabu (4/11).

Advertisement

 

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemkab Pamekasan diminta tidak sekadar merealisasikan program yang bersumber dari Perubahan APBD 2026. Perputaran uang tersebut juga harus memberi dampak terhadap ekonomi masyarakat Pamekasan.

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur meminta pemerintah daerah menggandeng warga setempat saat merealisasikan kegiatan. Mulai pengadaan bahan, tenaga kerja, hingga jasa konsultan.Menurut dia, pelibatan warga lokal dapat membuat perputaran uang di Pamekasan lancar. Pemerintah diharapkan tdak mendatangkan material dari luar jika di Pamekasan tersedia.

Advertisement

”Kalau (di Pamekasan) masih ada, termasuk tenaga kasar dan konsultan, kami berharap kepada pemerintah daerah tetap melibatkan warga Pamekasan. Agar uang itu berputar di Pamekasan,” katanya.

Ali juga mengingatkan agar sisa waktu pelaksanaan Perubahan APBD 2026 dimanfaatkan secara maksimal. Seluruh program harus berjalan sesuai kebutuhan dan tidak menyisakan persoalan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman bersyukur Perubahan APBD 2026 dapat diselesaikan tepat waktu. Meski waktu pelaksanaan semakin terbatas, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta tetap bekerja secara profesional.

Advertisement

”Kami meminta OPD memanfaatkan sisa waktu dengan sebaik-baiknya. Pelaksanaan program harus sesuai dengan jadwal agar program bisa terealisasi secara maksimal,” tandasnya. (afg/yan)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Pamekasan Sepakati Perubahan APBD 2026

DPRD Pamekasan Sepakati Perubahan APBD 2026

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, dokumen tersebut akan segera dikirim kepada gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi.

Telan Anggaran Ratusan Juta, Tiga Kecamatan Belum Ambil Alat Perekam

Telan Anggaran Ratusan Juta, Tiga Kecamatan Belum Ambil Alat Perekam

Anggaran pengadaan alat perekam mencapai ratusan juta. Namun, alat tersebut belum didistribusikan ke kecamatan.

Perubahan APBD Jadi Instrumen Responsif Hadapi Dinamika Fiskal

Perubahan APBD Jadi Instrumen Responsif Hadapi Dinamika Fiskal

Wakil Bupati Sumenep menjelaskan, perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan anggaran dengan perkembangan kondisi pertengahan tahun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer