
PADEMAWU, RadarMadura.id – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) terus didorong segera graduasi atau keluar dari kepesertaan bantuan sosial.
Itu dilakukan di antaranya dengan penguatan kapasitas keluarga untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.
Upaya tersebut dilakukan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).
Peserta dibekali materi tentang pendidikan anak, pola pengasuhan, kesehatan keluarga, hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga.
Koordinator PKH Wilayah VI Jawa Timur Hanafi mengatakan, P2K2 merupakan bagian penting dari proses pendampingan KPM.
Tujuannya, membentuk keluarga yang lebih mandiri dan siap keluar dari program bantuan.
Selain penguatan kapasitas keluarga, peserta juga mendapat sosialisasi Program Sekolah Rakyat.
Program tersebut ditujukan bagi anak-anak keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.
”Pendampingan ini diharapkan mampu mendorong KPM menjadi lebih mandiri sehingga dapat melakukan graduasi dari Program Keluarga Harapan,” ujarnya.
Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari menilai, keluarga memegang peran penting dalam mencetak generasi yang berkualitas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




