
SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui dinas lingkungan hidup (DLH) berencana menambah taman berskala besar sebagai ruang terbuka hijau sekaligus tempat interaksi masyarakat.
Namun, rencana tersebut sulit terwujud karena lahan yang bisa dijadikan taman sulit ditemukan.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Sumenep Moh. Hasinuddin Firdaus mengatakan, hingga kini hanya terdapat dua taman besar yang berada di bawah pengelolaan dinasnya.
Kedua taman tersebut adalah Taman Bunga di Kelurahan Pajagalan dan Tajamara di Desa Kolor.
”Kalau taman yang besar itu hanya ada Tajamara dan Taman Bunga,” katanya.
Menurut Hasinuddin, Kabupaten Sumenep membutuhkan tambahan taman berskala besar mengingat aktivitas di pusat kota Sumenep semakin padat.
Oleh karena itu, perlu memperbanyak taman yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang terbuka untuk berinteraksi, berolahraga, maupun berekreasi.
”Kami memang sudah waktunya untuk menambah taman yang besar. Taman yang bisa menjadi tempat berinteraksi banyak orang,” ujarnya.
Namun, rencana penambahan taman tersebut masih menghadapi kendala utama berupa ketersediaan lahan.
Saat ini, pihaknya masih terus mencari lokasi yang dinilai layak dan strategis untuk pembangunan taman baru agar keberadaannya nanti benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




