Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puluhan Ton RDF Menumpuk di TPA Batuan

A
Penulis: Amin Basiri❯
TAK BEROPERASI: Mesin pengolah sampah RDF milik DLH di TPA Batuan, Sumenep.
TAK BEROPERASI: Mesin pengolah sampah RDF milik DLH di TPA Batuan, Sumenep.

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Sebanyak 40 ton bahan bakar alternatif atau refuse derived fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batuan.

RDF itu belum bisa dikirim ke perusahaan karena Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep masih berkoordinasi dengan perusahaan terkait mekanisme pengangkutan dan kapasitas pesanan.

Kepala DLH Sumenep Anwar Syahroni Yusuf mengatakan, stok RDF yang telah diproduksi saat ini mencapai sekitar 40 ton.

Advertisement

Namun, pengiriman belum bisa dilakukan karena masih menunggu kepastian dari perusahaan mengenai jumlah yang dapat dikirim dalam satu kali pengiriman.

"Kami juga sedang koordinasi terkait total jumlah yang bisa dikirimkan ke perusahaan penerima, apakah bisa dengan stok yang lebih sedikit," katanya.

Menurutnya, sebelumnya DLH telah mengirim RDF ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) sebanyak 24 ton pada akhir 2025.

Advertisement

Pengiriman tersebut menjadi yang pertama sejak mesin RDF mulai dioperasikan di TPA Batuan.

Dia mengungkapkan, aktivitas produksi RDF untuk sementara dihentikan karena mesin pengolah tengah menjalani proses pemeliharaan. Dia menargetkan, perawatan selesai dalam waktu sekitar sepekan.

Setelah kembali beroperasi, mesin RDF ditargetkan mampu mengolah sekitar 10 ton sampah setiap pekan atau sekitar 40 ton per bulan.

Produksi tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus memperpanjang umur layanan tempat pembuangan akhir.

Advertisement
Editor : Amin Bashiri
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BRI Peduli Libatkan 500 Relawan Kelola Sampah saat MotoGP Mandalika 2026

BRI Peduli Libatkan 500 Relawan Kelola Sampah saat MotoGP Mandalika 2026

BRI Peduli melibatkan 500 relawan dan menghadirkan fasilitas pengelolaan sampah untuk menjaga kebersihan Mandalika selama MotoGP 2026.

Pengelolaan Sampah Sedot Dana Puluhan Juta Per Bulan

Pengelolaan Sampah Sedot Dana Puluhan Juta Per Bulan

Kabid PSLB3 DLH Bangkalan Kuspriyanto menyatakan, keberadaan TPA sangat penting untuk memastikan sampah yang diangkut memiliki tempat pemrosesan akhir yang memadai.

DPRD Kabupaten Bangkalan Minta DLH Gencarkan Sosialisasi,  Dorong Maksimalkan Penarikan Retribusi Sampah SPPG

DPRD Kabupaten Bangkalan Minta DLH Gencarkan Sosialisasi, Dorong Maksimalkan Penarikan Retribusi Sampah SPPG

Takdir mendesak agar DLH Bangkalan segera merampungkan sarana dan prasarana (sarpras) pembuangan dan pengelolaan sampah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer