
SUMENEP, RadarMadura.id – Kuota penerimaan siswa baru di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Sumenep pada tahun ajaran 2026 mengalami penurunan dibanding sebelumnya.
Jika tahun lalu tersedia empat rombongan belajar (rombel) dengan total 100 siswa, tahun ini hanya dibuka dua rombel dengan total kuota 60 siswa.
Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Sumenep Hairullah menjelaskan, pengurangan kuota terjadi di seluruh jenjang yang dibuka.
Tahun lalu jenjang SD dan SMP masing-masing memiliki dua rombel dengan kapasitas 25 siswa per kelas.
Namun, tahun ini masing-masing jenjang hanya mendapat satu rombel berisi 30 siswa.
”Memang turun dibanding tahun lalu,” ucapnya.
Saat ini, tim PKH di tingkat kecamatan masih melakukan pendataan calon siswa yang memenuhi persyaratan masuk SRT.
Pemerintah menargetkan seluruh kuota sudah terpenuhi pada akhir Mei 2026.
Namun hingga kini, jumlah calon siswa yang masuk dalam data baru sekitar 20 orang.
Dia berharap jumlah pendaftar terus bertambah dalam beberapa hari ke depan agar target penerimaan siswa dapat terpenuhi sesuai jadwal.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




