Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gangguan QR Code dan Kuota Picu Antrean di SPBU

H
SEPI: Papan informasi kekosongan solar dipasang di depan jalur pengisian di SPBU Pertamina 54.694.08 di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan, Batuan, Sumenep, Kamis (25/12). (MOH. LATIF/JPRM)
SEPI: Papan informasi kekosongan solar dipasang di depan jalur pengisian di SPBU Pertamina 54.694.08 di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan, Batuan, Sumenep, Kamis (25/12). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dalam beberapa hari terakhir, terlihat antrean pengemudi kendaraan di pompa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) jenis solar.


Advertisement

Bahkan, stok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Pertamina 54.694.08 di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan, Kecamatan Batuan, terpantau kosong.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, terdapat dua faktor pemicu antrean.

Pertama berkaitan dengan gangguan teknis pada sistem QR Code untuk pembelian solar bersubsidi.

Advertisement

Kedua ada penyesuaian atau modifikasi delivery order (DO) oleh sejumlah SPBU karena kuota solar di akhir tahun mulai menipis.

”Biasanya ada SPBU yang melakukan DO sekitar 18 ribu liter, tetapi agar bisa mencukupi sampai akhir tahun, mereka hanya mengambil sekitar 8 ribu liter,” ulasnya.

Dadang menjelaskan, solar merupakan BBM bersubsidi. Sehingga, penyalurannya harus sesuai dengan kuota dan peruntukan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Advertisement

”Pertamina tidak bisa sembarangan menambah kuota solar. Beda dengan BBM nonsubsidi,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini sisa stok solar di Kabupaten Sumenep hingga akhir tahun 2025 tersisa sekitar lima persen. Meski begitu, dia memastikan stok solar di terminal Pertamina dalam kondisi aman.

”Stok solar di terminal pertamina sebenarnya aman. Hanya, kuota di masing-masing SPBU terbatas. Akibatnya terjadi antrean,” jelasnya.

Dijelaskan, Pemkab Sumenep bersama pihak terkait terus memantau proses pengiriman dan distribusi solar, terutama menjelang momentum Natal dan tahun baru (Nataru).

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik. ”Stok aman, tim sudah melakukan pengecekan di lapangan,” tandasnya. (tif/yan)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kelangkaan Solar Ganggu Aktivitas Nelayan, DPR RI Dorong Pemerintah Cari Solusi

Kelangkaan Solar Ganggu Aktivitas Nelayan, DPR RI Dorong Pemerintah Cari Solusi

Anggota DPR RI Ansari mengatakan, selain persoalan BBM, pihaknya mendorong pemerintah memberikan kemudahan perizinan bagi masyarakat pesisir.

Awasi Penyalahgunaan BBM, Polres Sampang Bakal Rutin Patroli SPBU

Awasi Penyalahgunaan BBM, Polres Sampang Bakal Rutin Patroli SPBU

Kanit Pidsus Satreskrim Polres Sampang Ipda Muammar Amin mengatakan, penyalahgunaan BBM termasuk perbuatan yang melanggar

Pemkab Sampang Ajukan Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

Pemkab Sampang Ajukan Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

BBM jenis Pertalite sudah terserap 74 persen atau 42.944 kiloleter (kl) dari total kuota 58.205 kl.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer