
SAMPANG, RadarMadura.id – Alokasi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diproyeksikan tidak akan mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun.
Hal itu karena penyerapan yang tinggi dan diprediksi akan memicu kelangkaan jika tidak ada penambahan kuota dari pemerintah pusat.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sampang Abdi Barri Salam mengatakan, serapan hingga akhir September sudah keluar.
BBM jenis Pertalite sudah terserap 74 persen atau 42.944 kiloleter (kl) dari total kuota 58.205 kl.
"Dengan begitu, sisa kuota Pertalite per Akhir September 15.261 kl atau sekitar 26 persen," katanya.
Menurutnya, untuk BBM jenis Solar hingga September terealisasi 22.428 kl. "Sedangkan sisa kuota Solar berada di angka 7.346 kl atau menyisakan 23 persen hingga akhir tahun," tambahnya.
Dijelaskan, kebutuhan Solar hingga akhir tahun sebanyak 8.136 kl. Sedangkan Pertalite 15.600 kl. "Makanya kami mengajukan penambahan permohonan kuota," paparnya.
Dia minta masyarakat untuk tidak panik. Meskipun, dia mengakui terjadi antrean di beberapa SPBU.
"Kami berkoordinasi dengan Polres Sampang untuk membantu pengamanan dan penataan arus lalu lintas," pungkasnya. (ay/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




