Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sape Kerrap Tumbang di Jepara, Paceklik Kemenangan Berlanjut

Amin Basiri • Senin, 9 Februari 2026 | 11:27 WIB
DUEL: Pemain MU Riquelme Sousa mencoba mempertahankan bola dari serangan pemain Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Jepara, Sabtu (7/2) malam.
DUEL: Pemain MU Riquelme Sousa mencoba mempertahankan bola dari serangan pemain Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Jepara, Sabtu (7/2) malam.

JEPARA, RadarMadura.idn– Madura United (MU) kembali gagal memetik hasil positif di laga tandang. Bertamu ke Stadion Gelora Bumi Jepara, Sabtu (7/2) malam, Laskar Sape Kerrap harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor tipis 0-1.

Pelatih MU Carlos Alberto Parreira menilai timnya sejatinya mampu mengimbangi permainan tuan rumah.

Namun, kurangnya ketajaman di depan gawang serta satu kelengahan di sektor pertahanan membuat peluang mencuri poin sirna. 

”Malam ini bukan malam yang baik bagi kami,” ujar juru taktik asal Brasil itu.

Menurut Parreira, peluang tim lawan seharusnya dicegah. Sehingga, gol Persijap Jepara bisa diantisipasi lebih baik.

Pelatih 44 tahun itu memastikan bahwa hasil tersebut akan dijadikan bahan evaluasi utama bagi tim.

Terutama, untuk meningkatkan fokus dan konsistensi permainan pada laga-laga berikutnya.

Meski kembali pulang tanpa poin, Parreira tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya sepanjang pertandingan.

Dia menilai, intensitas permainan sudah terjaga. Hanya, penyelesaian akhir kembali menjadi masalah yang belum terpecahkan.

Sementara itu, pemain MU Rizki Afrizal tak menampik timnya belum tampil maksimal.

Dia mengakui bahwa tim tuan rumah Persijap Jepara bermain lebih disiplin dan mampu memanfaatkan momentum krusial. 

”Tentu skor ini bukan hasil yang kita inginkan, kami akan segera bangkit dan berusaha maksimal memperbaiki penampilan di pertandingan berikutnya,” katanya.

Dia juga menyesalkan kegagalan tim mengonversi sejumlah peluang berbahaya.

Afrizal berharap kekalahan ini menjadi pelajaran penting agar tim tampil lebih solid pada laga-laga mendatang.

”Mohon maaf untuk suporter Madura Bersatu, semoga kita lebih baik lagi. Semoga kami bisa mengambil pelajaran berharga dari hasil pertandingan ini,” tutur pemain yang diposisikan sebagai gelandang itu.

Kekalahan di Jepara menambah panjang catatan minor MU dalam lima laga terakhir BRI Super League 2025/2026.

Sebelumnya, Laskar Sape Kerrap kalah 0-1 dari Persebaya pada Jumat (3/1) dan takluk 0-3 dari PSIM Joghakarta pada Sabtu (10/1).

MU juga dipaksa menyerah 0-2 dari Persija Jakarta pada Jumat (23/1), bermain imbang 0-0 melawan PSBS Biak pada Sabtu (31/1), sebelum kembali tumbang 0-1 dari Persijap pada Sabtu (7/2).

Rentetan hasil tersebut membuat tekanan kian besar bagi MU di papan bawah klasemen.

Pelatih Parreira dituntut segera menemukan formula untuk memutus paceklik kemenangan dan gol sebelum situasi kian genting. (afg/han)

Editor : Amin Basiri