SAMPANG, RadarMadura.id – Sebanyak 21 desa di Kabupaten Sampang belum membangun gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kendalanya, puluhan desa tersebut tidak memiliki lahan untuk dibangun gerai.
Plt Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas melalui Kabid Koperasi dan UM Evi Hariati menyampaikan, desa yang belum memiliki lahan sudah dilaporkan ke pemerintah pusat. Hal itu disampaikan saat rapat koordinasi (rakor) di Surabaya.
”Sudah kami sampaikan, sementara belum ada solusi,” katanya Selasa (20/1).
Dijelaskan, puluhan desa yang tidak memiliki lahan karena terkendala syarat teknis.
Disarankan mereka menggunakan lahan dengan cara tukar guling dengan lahan milik masyarakat sekitar.
”Untuk yang belum memiliki tanah, kami belum menemukan jawabannya,” terangnya.
Dandim 0828 Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar menyampaikan, masalah lahan itu harus diselesaikan di tingkat daerah.
Dalam hal ini bisa ditangani dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD). Dinas bisa mengakomodasi pengurusan aset desa.
”Kalau kami sifatnya membantu melaksanakan. Untuk persoalan lahan ini bisa diakomodasi pemda. Karena ini perintah presiden, untuk mendukung program ini kami telah koordinasikan ke daerah,” tandasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri