SAMPANG, RadarMadura.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang meng-update daerah terdampak angin puting beliung pada selasa (23/12).
Data terbaru, bencana itu menimpa empat desa di Kecamatan Banyuates, Sampang.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin menyampaikan, petugas kecamatan meng-update data wilayah terdampak puting beliung.
Dia menyebut terdapat empat desa yang terdampak. Yakni desa Nepa, Batioh, Tebanah dan Tlagah.
Total hunian yang terdampak bencana hidrometeorologi itu sekitar 45 rumah. Perincianya, Desa Nepa 20 rumah, Desa Batioh 20 rumah, Desa Tebanah tiga rumah dan dua rumah di Desa Tlagah. Pohon yang tumbang ada sekitar 20 pohon, ujarnya.
Menurutnya, penyaluran bantuan kepada korban bencana angin puting beliung sudah tuntas.
Dia mengekaim bantuan disalurkan pada Rabu (24/12). Dari kemarin sore hingga tadi malam BPBD sudah dropping bantuan, ujarnya,
Sebelumnya, perisrtiwa tersebut sempat membuat akses arus lintas macet total.
Pohon tumbang yang menimpa jalan raya membuat kemacetan hingga dua jam. Beberapa bangunan, gedung, dan atap rumah rusak. Aliran listrik juga terganggu akibat tertimpa pohon tumbang.
Camat Banyuates Moh. Imam menyampaikan, evakuasi korban angin puting beliung dilakukan bersama Forkopimcam.
Data yang terhimpun, ada 37 korban yang terdampak. Kerusakannya bervariasi, mulai rusak ringan hingga berat.
”Untuk dari bapak Bupati melalui BPBD sudah disalurkan. Bantuan dari Dinsos dan Baznas juga kami upayakan,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri