Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konsultan Pengawas PJU Sampang Harus Punya 15 Inspektur

A
Penulis: Anis Billah❯
PENERANGAN: Pengendara motor melintas di Jalan Makboel, Kelurahan Polagan, Sampang, Senin (31/8). (AYU LATIFAH/JPRM)
PENERANGAN: Pengendara motor melintas di Jalan Makboel, Kelurahan Polagan, Sampang, Senin (31/8). (AYU LATIFAH/JPRM)

Advertisement

SAMPANG, RadarMadura.id – Pengadaan konsultan pengawas proyek PJU sedang diseleksi. Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang menyebut, konsultan harus memiliki 15 inspektur atau pengawas lapangan. Sebab, lokasi yang akan diawasi ada delapan paket pemasangan PJU.

Kabid Hubungan Darat Khotibul Umam melalui Kasi Teknis Sarana Prasarana Jalan Khoirul menyampaikan, semua paket kegiatan pembangunan PJU akan diawasi oleh satu konsultan pengawas. Meski diawasi satu konsultan, perusahaan harus memiliki personel yang sudah disyaratkan.

”Meskipun hanya satu personal, inpekturnya banyak,” katanya Rabu (2/9).

Advertisement

Dia mengungkapkan, ada delapan paket pekerjaan pembangunan PJU yang akan direalisasikan tahun ini. Konsultan pengawas harus memiliki 15 inspektur untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan di lapangan. 

”Jadi, pengawas di lapangan ada 15, ada juga tim leader satu, elektrikalnya dua, petugas administrasinya ada empat orang,” ungkapnya.

Advertisement

Khoirul mengutarakan, keputusan konsolidasi paket pengadaan konsultan pengawas sudah dikordinasikan dengan bagian pengadaan setkab Sampang. Hal itu juga berdasarkan hasil evaluasi atas realisasi program tahun lalu. 

”Jadi, nanti setiap paket PJU akan diawasi oleh dua inspektur,” tuturnya.

Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Sampang Siti Fahriyah menyampaikan, metode pengadaan konsultan pengawas PJU adalah prakualifikasi. Jadi, pokja perlu mengevaluasi kualifikasi yang masuk untuk menentukan peserta yang memenuhi kualifikasi

”Pesertanya akan kelihatan ketika masuk pada tahap pembukaan dokumen penawaran,” ujarnya.

Namun, pihaknya belum bisa menyampaikan jumlah konsultan yang mengincar paket senilai Rp 372 juta tersebut. ”Sesuai aturan, minimal ada tiga peserta yang memasukkan kualifikasi dan lulus semua menjadi daftar pendek,” tukasnya. (ay/bil)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Metode Pengadaan Konsultan Berbeda, Dishub Pecah Perencanaan PJU, Tapi Pengawasan Dikonsolidasi

Metode Pengadaan Konsultan Berbeda, Dishub Pecah Perencanaan PJU, Tapi Pengawasan Dikonsolidasi

Dishub Sampang terkesan tidak konsisten dalam menentukan metode pengadaan konsultan pada kegiatan pembangunan penerangan jalan umum (PJU) 2026. Pasalnya, metode pengadaan yang diterapkan berbeda.

Konsolidasi Paket Pengawasan PJU tanpa Kajian Teknis

Konsolidasi Paket Pengawasan PJU tanpa Kajian Teknis

Menurut Kabid Hubungan Darat Dishub Sampang Khotibul Umam, konsolidasi pemaketan tersebut dipastikan tidak menabrak aturan LKPP. Sebab, telah melalui koordinasi dengan bagian barang dan jasa (barjas).

Mendadak Ubah Paket Pengawasan PJU, Dishub Klaim Sudah Lakukan Kajian Teknis

Mendadak Ubah Paket Pengawasan PJU, Dishub Klaim Sudah Lakukan Kajian Teknis

Kabid Hubungan Darat Dishub Sampang Khotibul Umam mengeklaim, konsolidasi paket konsultan pengawas sebesar Rp 372 juta itu sudah melalui kajian teknis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer