Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPBD Sampang Andalkan APBD untuk Dropping Air

H
KEBUTUHAN SEHARI-HARI: Warga mengecek tandon air yang tidak terisi air di Desa Baruh, Kecamatan Kota Sampang, Minggu (16/8). (UBAIDILILLAHIR RA’IE/JPRM)
KEBUTUHAN SEHARI-HARI: Warga mengecek tandon air yang tidak terisi air di Desa Baruh, Kecamatan Kota Sampang, Minggu (16/8). (UBAIDILILLAHIR RA’IE/JPRM)

Advertisement

SAMPANG, RadarMadura.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang hanya mengandalkan anggaran pemerintah kabupaten (pemkab) sebesar Rp 75 juta untuk melakukan dropping air.

Alasannya, tahun ini BPBD tidak mendapatkan tambahan anggaran.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang Fajar Arif Taufikurrahman mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan dropping air ke 12 kecamatan yang terdampak kekeringan.

Advertisement

Tahun ini anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 75 juta untuk dropping air yang bersumber dari APBD 2026.

”Anggaran tersebut yang kami gunakan untuk dropping air pada 12 kecamatan yang terdampak kekeringan,” ungkapnya.

Advertisement

Fajar mengutarakan, dropping air sudah berlangsung tiga hari.

Pihaknya hanya mengandalkan anggaran yang dialokasikan Pemkab Sampang. 

Menurutnya, anggaran Rp 75 juta untuk dropping air ke daerah terdampak kekeringan sangat kurang.

Namun, pihaknya tetap memaksimalkan anggaran yang ada karena dana yang dimiliki pemkab terbatas.

”Sementara ini belum ada tambahan anggaran untuk dropping air,” tuturnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Capaian PAD Laboratorium Rendah, DLH Perkim Sampang Berdalih Peralatan Minim

Capaian PAD Laboratorium Rendah, DLH Perkim Sampang Berdalih Peralatan Minim

penyebab rendahnya PAD karena terbatasnya peralatan uji air yang bisa digunakan untuk mengetahui baku mutu air.

Persoalan Sampah Mandangin Jadi Atensi, Pemkab Sampang Sudah Bersurat ke Pemprov Jatim

Persoalan Sampah Mandangin Jadi Atensi, Pemkab Sampang Sudah Bersurat ke Pemprov Jatim

Faisol Ansori menyampaikan, sampah yang berserakan di pesisir Pulau Mandangin tidak seluruhnya berasal dari aktivitas masyarakat setempat. Sebagian besar kiriman dari wilayah lain yang terbawa arus laut.

Anggota Dewan Sampang Dorong Pokir Dimanfaatkan untuk Peningkatan Literasi

Anggota Dewan Sampang Dorong Pokir Dimanfaatkan untuk Peningkatan Literasi

Peningkatan literasi di Kabupaten Sampang mendapatkan perhatian dari legislatif. Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud mendorong agar peningkatan literasi dilakukan melalui pengadaan buku dari pokok pikiran (pokir)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer