Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dewan Minta Pemkab Melakukan Optimalisasi Sumber PAD

A
Penulis: Amin Basiri❯
FOKUS: Petugas saat mengecek rekapan laporan pajak di kantor BPPKAD Sampang beberapa waktu lalu
FOKUS: Petugas saat mengecek rekapan laporan pajak di kantor BPPKAD Sampang beberapa waktu lalu

SAMPANG, RadarMadura.id - Insentif fiskal pemerintah daerah mengalami penurunan pasca transfer ke daerah (TKD) dipotong.


Advertisement

Karena itu, panitia khusus (pansus) pendapatan asli daerah (PAD) DPRD Sampang mendorong pemkab memiliki kemandirian fiskal.

Ketua Pansus PAD DPRD Sampang, Rahmad Hidayat Rifai, mengatakan, pansus dibentuk untuk menyikapi TKD yang nominalnya mengalami penurunan.

Apalagi, postur APBD Kabupaten Sampang dinilai tidak ideal. "Ketergantungan daerah terhadap TKD sangat tinggi," katanya.

Advertisement

Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD tersebut menilai, kemandirian fiskal dapat dibantu melalui optimalisasi PAD.

Yakni dengan menggali potensi-potensi yang pengelolaannya belum maksimal. "Banyak potensi tidak tergarap maksimal," tambahnya.

Dijelaskan, berdasarkan hasil analisisnya, ada beberapa potensi PAD yang sangat berpotensi untuk dimaksimalkan.

Advertisement

"Di antaranya sektor pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB P2), pajak restoran dan rumah makan minuman, perizinan bangunan gedung (PBG), dan pemanfaatan aset daerah," ulasnya.

Dia meminta penataan dan revitalisasi potensi PAD perlu dilakukan. Sebab, satu-satunya penyelamat kesehatan fiskal di daerah bisa diupayakan melalui PAD.

"Kami sedang menyusun target PAD. Nanti akan kami sampaikan ke TAPD (tim anggaran pemerintah daerah)," janjinya.

Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Hurun Ien, menyampaikan, penurunan TKD ke daerah mencapai ratusan miliar.

Kebijakan optimalisasi PAD menjadi salah satu solusi. Yakni dari sektor pajak, retribusi, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lainnya.

"Kami akan mengajak semua pihak untuk meningkatkan layanan PAD," tandasnya. (ay/yan)

Advertisement
Editor : Amin Bashiri
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Penyusunan Raperda SOTK Tak Kunjung Rampung,  Pansus DPRD Pamekasan Klaim Lakukan Pendalaman 

Penyusunan Raperda SOTK Tak Kunjung Rampung, Pansus DPRD Pamekasan Klaim Lakukan Pendalaman 

Panitia Khusus (Pansus) DPRD Pamekasan mengklaim masih melakukan kajian pendalaman dalam dalam penyusunan produk hukum tersebut,

Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Petani Raperda Penyertaan Modal BPRS Bhakti Sumekar Rampung

Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Petani Raperda Penyertaan Modal BPRS Bhakti Sumekar Rampung

pansus telah melakukan pengkajian secara mendalam terkait mekanisme pembiayaan agar program dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Pemkab Sampang Ajukan Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

Pemkab Sampang Ajukan Tambahan Kuota BBM Bersubsidi

BBM jenis Pertalite sudah terserap 74 persen atau 42.944 kiloleter (kl) dari total kuota 58.205 kl.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer