RadarMadura.id - Isra Mi'raj merupakan salah satu mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Pada malam 27 Rajab tahun ke-10 masa kenabian, Nabi Muhammad SAW dibawa oleh Malaikat Jibril dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, lalu naik ke langit hingga ke Sidratul Muntaha, tempat tertinggi di alam semesta.
Di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW bertemu dan memimpin salat para nabi dan rasul sebelumnya, seperti Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Isa.
Baca Juga: Memahami Isra Mi'raj: Kisah Perjalanan Nabi Muhammad SAW yang Penuh Hikmah
Di langit, Nabi Muhammad SAW melihat berbagai keajaiban dan kehancuran, seperti roh orang-orang syahid dan orang-orang yang disiksa.
Nabi Muhammad SAW juga menyaksikan Al-Baitul-Ma'mur, rumah ibadah para malaikat di langit ketujuh⁵.
Di Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad SAW mendapat penghormatan dan keistimewaan yang tidak pernah diberikan kepada makhluk lain, yaitu berdialog langsung dengan Allah SWT.
Di sana, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dan perintah salat lima waktu sehari.
Isra Mi'raj adalah bukti kecintaan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dan umat Islam.
Isra Mi'raj juga mengajarkan kita banyak hikmah dan pelajaran, seperti pentingnya salat, keutamaan ilmu, keagungan akhirat, dan keindahan iman.
Semoga kita semua dapat mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. (hasan)