PAMEKASAN, RadarMadura.id – Menjelang libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru), perhatian publik kembali tertuju pada kondisi sejumlah ruas jalan di Jawa Timur. Laporan kerusakan mulai berdatangan dan dinilai perlu penanganan cepat. Sebab, menjelang Nataru dipastikan akan ada peningkatan mobilitas warga.
Anggota Komisi D DPRD Jatim Nurul Huda ikut angkat suara. Politikus yang akrab disapa Ra Huda itu mendesak pemerintah sigap agar jalur utama tetap aman dilalui saat puncak perjalanan liburan.
Dia mengaku menerima banyak laporan masyarakat terkait kerusakan parah di berbagai titik. Lubang menganga hingga permukaan bergelombang disebut menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan, terutama saat hujan dan malam hari.
”Masih banyak warga yang menginformasikan kerusakan jalan. Lubang dan permukaan bergelombang itu tentu akan sangat membahayakan bagi pengendara,” ujarnya.
Menurut Ra Huda, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan mendekati puncak arus Nataru. Pemerintah diharapkan memastikan ruas-ruas strategis dalam keadaan aman dan layak untuk dilintasi pengguna jalan.
Komisi D DPRD Jawa Timur sendiri siap turun langsung meninjau progres perbaikan jalan di lapangan. Agenda evaluasi itu dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang liburan panjang.
”Komisi D ingin memastikan apakah pengerjaan di lapangan sudah sesuai dengan pengajuan atau justru sebaliknya,” tegasnya.
Ra Huda menambahkan, akuntabilitas dan kualitas pengerjaan harus dijaga. Sebab, ruas-ruas tersebut memegang peran vital bagi mobilitas warga, termasuk jalur penghubung di kawasan Madura.
”Kami berharap perbaikan dapat dipercepat tanpa mengurangi standar mutu. Sehingga, masyarakat bisa melintas dengan aman,” pungkasnya. (afg/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti