Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Capaian PAD PBB-P2 Pamekasan Rendah

H
Penulis: Hera Marylia❯
LAYANAN PUBLIK: Seorang warga sedang mengakses layanan perpajakan di Kantor BPKPD Pamekasan, Kamis (10/9). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
LAYANAN PUBLIK: Seorang warga sedang mengakses layanan perpajakan di Kantor BPKPD Pamekasan, Kamis (10/9). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Pamekasan masih rendah.

Hingga pekan kedua September, realisasi penerimaan baru mencapai 32 persen dari target yang ditetapkan Rp 7,5 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir melalui Kabid Pelayanan dan Pengendalian Pajak Daerah Eddy Suryanto menyebut, penerimaan PBB-P2 2026 yang telah masuk ke kas daerah (kasda) baru sekitar Rp 2,7 miliar per Kamis (10/9).

Advertisement

Artinya, terdapat kekurangan sekitar Rp 4,8 miliar untuk mencapai target.

”Jadi, yang masuk baru 32 persen. Artinya, masih kurang 68 persen,” ucapnya.

Advertisement

Dia menyebut, sejauh ini sejumlah desa sudah mencapai realisasi 100 persen pembayaran.

Namun, belum ada satu pun dari 13 kecamatan yang realisasinya mencapai 100 persen.

Serapan tertinggi tercatat di Kecamatan Larangan yang mencapai 55,9 persen, Kecamatan Pamekasan sebesar 4,8 persen, dan Kecamatan Pasean 3,9 persen.

Sementara, realisasi terendah tercatat di Kecamatan Pegantenan yang baru mencapai 0,4 persen.

”Biasanya yang langganan lunas itu Batumarmar, Galis, Palengaan,” tuturnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Minta Kinerja Kepala DKPP Pamekasan Dievaluasi

Minta Kinerja Kepala DKPP Pamekasan Dievaluasi

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK) Pamekasan Moh. Mohtar Rosid mengatakan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) seharusnya memiliki perencanaan yang matang sebelum mengusulkan program.

Tebar 10 Ribu Benih Lele Jadi Ikhtiar Achmad Jadid, Jurnalis Pamekasan Tambah Penghasilan

Tebar 10 Ribu Benih Lele Jadi Ikhtiar Achmad Jadid, Jurnalis Pamekasan Tambah Penghasilan

Jadid yang telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2019 itu mulai menekuni budidaya lele dan menebar bibit pertama sekitar 10 ribu benih.

Dinas PUPR Pamekasan Tak Tahu-menahu, Soal Ratusan Bekas Galian di Ruas Jalan Kabupaten

Dinas PUPR Pamekasan Tak Tahu-menahu, Soal Ratusan Bekas Galian di Ruas Jalan Kabupaten

Kepala DPUPR Pamekasan Ika Yulia Rakhmawati mengatakan, tidak ada satu pun pihak yang mengaku memiliki atau mengetahui proyek galian tersebut. Kondisi itu membuat keberadaan pelaksana pekerjaan semakin sulit dilacak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer