Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Minta Kinerja Kepala DKPP Pamekasan Dievaluasi

H
Penulis: Hera Marylia❯
JADI ATENSI: Komisi II DPRD Pamekasan saat menggelar rapat evaluasi bersama DKPP di kantor dewan, Kamis (10/9). (DPRD PAMEKASAN UNTUK JPRM)
JADI ATENSI: Komisi II DPRD Pamekasan saat menggelar rapat evaluasi bersama DKPP di kantor dewan, Kamis (10/9). (DPRD PAMEKASAN UNTUK JPRM)

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bantuan pupuk NPK nonsubsidi yang tidak disalurkan untuk petani tembakau mendapat sorotan.

Aktivis meminta kinerja pimpinan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan dievaluasi.

Apalagi, program tersebut sudah dianggarkan dalam APBD 2026 tersebut.

Advertisement

Tahun ini, Pemkab Pamekasan mengalokasikan anggaran Rp 1.053.057.000 melalui dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) untuk pengadaan 53 ton pupuk NPK nonsubsidi.

Bantuan dengan kandungan NPK 12-11-20 itu sedianya disalurkan kepada 100 kelompok tani.

Advertisement

Namun, hingga memasuki musim panen tembakau, bantuan tersebut belum tersalurkan.

Kondisi itu dinilai menunjukkan adanya persoalan dalam perencanaan dan pelaksanaan program di lingkungan DKPP.

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK) Pamekasan Moh. Mohtar Rosid menilai, kegagalan penyaluran bantuan tidak semestinya hanya dilihat sebagai persoalan teknis pengadaan.

Sebab, anggaran yang bersumber dari DBHCHT telah disiapkan untuk memberikan manfaat langsung kepada petani.

”Anggarannya sudah disiapkan, sasarannya juga sudah jelas untuk petani, tapi pupuknya tidak tersalurkan. Ini menunjukkan ada persoalan serius dalam perencanaan dan pelaksanaan program,” ucapnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tebar 10 Ribu Benih Lele Jadi Ikhtiar Achmad Jadid, Jurnalis Pamekasan Tambah Penghasilan

Tebar 10 Ribu Benih Lele Jadi Ikhtiar Achmad Jadid, Jurnalis Pamekasan Tambah Penghasilan

Jadid yang telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2019 itu mulai menekuni budidaya lele dan menebar bibit pertama sekitar 10 ribu benih.

Dinas PUPR Pamekasan Tak Tahu-menahu, Soal Ratusan Bekas Galian di Ruas Jalan Kabupaten

Dinas PUPR Pamekasan Tak Tahu-menahu, Soal Ratusan Bekas Galian di Ruas Jalan Kabupaten

Kepala DPUPR Pamekasan Ika Yulia Rakhmawati mengatakan, tidak ada satu pun pihak yang mengaku memiliki atau mengetahui proyek galian tersebut. Kondisi itu membuat keberadaan pelaksana pekerjaan semakin sulit dilacak.

Mengenal Ali Zainal Abidin, Pengusaha Asal Pamekasan, Usung Konsep MBG sebagai Ladang Amal

Mengenal Ali Zainal Abidin, Pengusaha Asal Pamekasan, Usung Konsep MBG sebagai Ladang Amal

Bagi sebagian orang, keuntungan usaha menjadi tujuan. Namun, bagi Direktur Utama Central Gold 88 & Jewellery Ali Zainal Abidin, hasil usaha justru ingin dijadikan jalan untuk berbagi dengan sesama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer