
PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman dan ajudannya, DS, membantah isu pemukulan yang beredar di media sosial.
Keduanya memastikan tidak ada tindakan kekerasan dalam insiden yang terjadi menjelang pelaksanaan Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).
Informasi tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah muncul unggahan di media sosial dan beberapa pemberitaan yang menyebut Bupati Kholil diduga melakukan pemukulan terhadap DS.
Narasi itu kemudian menyebar dan menjadi perhatian publik.
Orang nomor satu di Bumi Gerbang Salam itu mengakui bahwa memang sempat memarahi DS.
Namun, informasi mengenai pemukulan tersebut tidak benar.
Dia menyebut kemarahannya hanya sebatas teguran dan pembinaan layaknya orang tua kepada anak.
”Sangat tidak benar kalau ada pemukulan. Kalau dimarahi ya. Namun, marahnya saya itu seperti orang tua kepada anaknya,” ungkap Bupati Kholil.
Mantan Anggota DPR RI itu menambahkan, setelah peristiwa tersebut dirinya langsung meminta maaf kepada DS.
Menurut Kholil, meminta maaf kepada staf setelah memberikan teguran merupakan hal yang biasa dilakukannya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




