
SAMPANG, RadarMadura.id – Suasana Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Sampang, pada Rabu (19/8) geger.
Pasalnya, seorang balita tewas tenggelam di kolam atau penampungan air yang ada di ladang warga.
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (19/8) pukul 17.00.
”Korban berinisial F, 4. Korban tewas di penampungan air yang digunakan untuk menyiram tembakau,” katanya.
Menurutnya, sebelum kejadian, kedua orang tua korban pergi ke lahannya. Tujuannya merawat tanaman tembakau.
”Lokasinya berjarak sekitar 100 meter dari TKP kubangan air tersebut,” ungkapnya.
Selang beberapa menit kemudian, lanjut Eko, orang tua korban didatangi oleh kakak korban berinisial U, 15. Kakak perempuan korban merupakan anak disabilitas.
U memberitahukan kepada orang tuanya bahwa adiknya berada di sekitar kolam penampungan air tembakau.
”Mendapat informasi tersebut, kedua orang tua korban langsung bergegas menuju TKP,” bebernya.
Setiba di tempat penampungan air, F ditemukan dalam kondisi mengapung.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




