Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BNPB Minta Warga Siaga, Hadapi Ancaman Bencana Hingga 2028

A
Penulis: Amin Basiri❯
BERI PENJELASAN: Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari memberikan keterangan di Kelurahan Kowel, Senin (10/8).
BERI PENJELASAN: Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari memberikan keterangan di Kelurahan Kowel, Senin (10/8).

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMaduramid – Penanganan bencana tidak boleh hanya bergerak setelah musibah terjadi. Kesiapsiagaan masyarakat harus diperkuat sebelum ancaman datang.

Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB, Nadhirah Seha Nur, mengatakan setiap daerah harus memiliki kajian risiko bencana.

Kajian itu menjadi dasar untuk menentukan langkah mitigasi dan antisipasi.

Advertisement

Pamekasan masih memiliki kajian risiko yang berlaku hingga 2028. Namun, pembaruan tetap diperlukan agar pemetaan sesuai dengan kondisi dan potensi ancaman terbaru.

Nadhirah meminta BPBD Pamekasan memperkuat pemantauan dan koordinasi dengan BMKG.

Informasi mengenai tanda-tanda potensi bencana harus segera diteruskan agar daerah memiliki waktu melakukan antisipasi.

Advertisement

"Kalau kami di pusat itu pasti kami sampaikan (informasi, Red) kepada pejabat-pejabat BNPB. Sehingga diharapkan bisa punya kemampuan antisipasi," ujarnya.

Menurut Nadhirah, mitigasi juga harus menyentuh warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. Relokasi dapat menjadi pilihan untuk mengurangi risiko dalam jangka panjang.

BPBD Pamekasan juga diminta memperkuat sosialisasi, advokasi, dan edukasi kepada masyarakat.

Warga perlu memahami potensi bencana sekaligus tindakan yang harus dilakukan saat kondisi darurat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Waspada Kemarau Ekstrem, Satpol PP dan Damkar Pamekasan Siagakan Puluhan Personel

Waspada Kemarau Ekstrem, Satpol PP dan Damkar Pamekasan Siagakan Puluhan Personel

kemarau ekstrem berpotensi memicu kebakaran lahan, rawa, hingga permukiman warga

Dorong Masyarakat Tanggap Bencana, BPBD Sumenep Bentuk Destana di Pakandangan Tengah

Dorong Masyarakat Tanggap Bencana, BPBD Sumenep Bentuk Destana di Pakandangan Tengah

Keterlibatan warga adalah pilar utama dalam mitigasi. Pemerintah tidak akan pernah cukup tanpa peran aktif masyarakat di lapangan.

Angin Ribut Mulai Menerjang, Warga Diimbau Tetap Waspada

Angin Ribut Mulai Menerjang, Warga Diimbau Tetap Waspada

Qomar mengatakan, wilayah yang menjadi langganan puting beliung atau angin ribut seperti area permukiman padat maupun kawasan terbuka. Oleh karena itu, BPBD mengimbau warga agar selalu siaga terhadap segala kemungkinan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer