Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tunggu Hasil PAK, DPRKP Belum Merealisasikan Program RTLH

A
Penulis: Amin Basiri❯
Salah satu pembangungan RTLH yang belum selesai
Salah satu pembangungan RTLH yang belum selesai

Advertisement

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Realisasi program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pamekasan hingga pertengahan tahun belum juga dimulai. 

Pemerintah daerah menunda pelaksanaan karena menunggu hasil Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026.

Staf Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan Dwi Budayana Eka Dewantara mengatakan, kuota program RTLH yang bersumber dari APBD 2026 semula hanya 10 unit.

Advertisement

Karena dinilai terbatas, institusinya berupaya mengusulkan penambahan kuota melalui PAK APBD 2026.

“Jadi masih menunggu, sehingga nanti pelaksanaannya bisa serentak,” ucap Dwi.

Menurutnya, pada Perubahan APBD 2026, institusinya berencana mengusulkan penambahan sekitar 10 unit RTLH.

Advertisement

Jika disetujui, total kuota program RTLH yang bersumber dari APBD tahun ini akan menjadi sekitar 20 unit.

“Untuk mengubah itu menunggu PAK. Mudah-mudahan nanti bisa dikabulkan dan lebih dari yang kami usulkan,” ulasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi tidak menampik bahwa hingga saat ini masih banyak kegiatan fisik yang belum dikerjakan.

Selain karena kondisi anggaran daerah yang belum membaik, pemicunya juga karena terjadi kenaikan harga bahan material dan harus dilakukan penyesuaian.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Libatkan Warga Lokal

DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Libatkan Warga Lokal

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur meminta pemerintah daerah menggandeng warga setempat saat merealisasikan kegiatan. Mulai pengadaan bahan, tenaga kerja, hingga jasa konsultan

DPRD Pamekasan Sepakati Perubahan APBD 2026

DPRD Pamekasan Sepakati Perubahan APBD 2026

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, dokumen tersebut akan segera dikirim kepada gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi.

Telan Anggaran Ratusan Juta, Tiga Kecamatan Belum Ambil Alat Perekam

Telan Anggaran Ratusan Juta, Tiga Kecamatan Belum Ambil Alat Perekam

Anggaran pengadaan alat perekam mencapai ratusan juta. Namun, alat tersebut belum didistribusikan ke kecamatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer