Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sumpah Pemuda Bukan Seremoni, Mahasiswa Harus Berperan Aktif

H
Penulis: Hera Marylia❯
KAUM INTELEKTUAL: Ketua Umum PC PMII Bangkalan Aziz Taufikur Rohman saat menyampaikan sambuatan di sebuah acara. (AZIZ TAUFIKUR ROHMAN UNTUK JPRM)
KAUM INTELEKTUAL: Ketua Umum PC PMII Bangkalan Aziz Taufikur Rohman saat menyampaikan sambuatan di sebuah acara. (AZIZ TAUFIKUR ROHMAN UNTUK JPRM)

Advertisement

PERINGATAN Hari Sumpah Pemuda (HSP) bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk menghidupkan semangat perjuangan pemuda melalui sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah serta kontribusi nyata dalam menjawab persoalan masyarakat.

Mahasiswa tidak cukup hanya menyuarakan kritik. Mereka juga dituntut mampu menawarkan gagasan dan solusi yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik.

PMII Kawal Kebijakan Publik

Advertisement

Ketua Umum PC PMII Bangkalan Aziz Taufikur Rohman mengatakan, mahasiswa dan pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi penyambung lidah rakyat. 

Karena itu, organisasinya berkomitmen mengkritisi setiap kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Advertisement

"Semua kebijakan yang tidak prorakyat tidak akan kami biarkan, itu memang sudah menjadi tugas kami," ujarnya.

Menurut Aziz, salah satu kebijakan Pemkab Bangkalan yang menjadi perhatian adalah surat edaran (SE) bupati mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Dalam kebijakan tersebut, warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan diwajibkan melunasi PBB terlebih dahulu. Ketentuan itu dinilai memberatkan masyarakat.

"Itu kebijakan yang menurut kami tidak prorakyat, jadi kami kawal kebijakan ini," urainya.

Aziz menegaskan, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. PMII Bangkalan pun melakukan advokasi melalui forum resmi untuk mengawal kebijakan tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ketika Nasionalisme Bertemu Algoritma: Membaca Ulang Sumpah Pemuda 2026

Ketika Nasionalisme Bertemu Algoritma: Membaca Ulang Sumpah Pemuda 2026

Sumpah Pemuda bukan benda bersejarah yang cukup dipajang dalam resepsi tahunan, tetapi cara berpikir yang harus terus diuji oleh perubahan zaman.

Perkara Dugaan Perzinaan Naik Sidik, Pelapor Sempat Ajak Dokter Benny Sumpah Mubahalah

Perkara Dugaan Perzinaan Naik Sidik, Pelapor Sempat Ajak Dokter Benny Sumpah Mubahalah

Firman selaku pelapor Kapus Robatal dengan IA menyampaikan, sumpah mubahalah ini untuk membuktikan bahwa dia tidak berselingkuh ataupun berzina dengan istri orang (istrinya) di fasilitas pemerintah Puskesmas Robatal.

Gubernur Khofifah Kenang Kontribusi Putra Daerah di Upacara HSP

Gubernur Khofifah Kenang Kontribusi Putra Daerah di Upacara HSP

Gubernur Khofifah mengatakan, pemilihan Pamekasan sebagai lokasi upacara HSP untuk mengenang kontribusi putra daerah dalam sejarah kebangsaan sekaligus mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga persatuan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer