Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Panik, Ini Dia 3 Tips Mengatasi Demam pada Anak

H
Penulis: Hasan Bashri❯

Ilustrasi anak yang sedang sakit dan butuh perawatan dari orang tua
Ilustrasi anak yang sedang sakit dan butuh perawatan dari orang tua


Advertisement

RadarMadura.id – Demam pada anak merupakan salah satu kondisi yang sering membuat orang tua khawatir. Demam sendiri sebenarnya adalah reaksi alami tubuh untuk melawan infeksi, namun jika terlalu tinggi atau berlangsung lama, bisa menimbulkan komplikasi. 

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui cara menurunkan demam pada anak secara tepat dan aman.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), demam pada anak ditandai dengan kenaikan suhu tubuh mencapai 38°C atau lebih. Selain itu, anak yang demam juga bisa tampak lemas, rewel, gelisah, susah tidur, atau kurang nafsu makan. 

Advertisement

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk menurunkan demam pada anak, di antaranya adalah:

1. Memberikan kompres

Kompres adalah cara paling sederhana dan efektif untuk menurunkan demam pada anak. Caranya, basahi kain atau handuk kecil dengan air biasa atau sedikit hangat, lalu letakkan di dahi, dada, perut, ketiak, atau selangkangan anak selama 20-30 menit.

Ganti kompres jika sudah kering atau hangat. 

Jangan gunakan air dingin atau es, karena bisa membuat anak menggigil dan suhu tubuhnya malah naik. 

2. Memberikan cairan yang cukup

Demam bisa membuat anak kehilangan cairan tubuh melalui keringat, sehingga berisiko dehidrasi. Untuk mencegahnya, berikan anak minum yang banyak, seperti air putih, jus buah, susu, atau sup

Advertisement

Jika anak masih menyusu, tetap berikan ASI sesering mungkin. 

Hindari minuman yang mengandung kafein, seperti teh atau kopi, karena bisa meningkatkan dehidrasi. 

 

 

3. Memberikan obat pereda demam

 Jika demam anak tidak turun dengan kompres dan cairan, atau anak tampak sangat tidak nyaman, orang tua bisa memberikan obat pereda demam yang sesuai dengan usia dan berat badan anak. Obat yang biasa digunakan adalah parasetamol atau ibuprofen. 

Jangan berikan aspirin pada anak, karena bisa menyebabkan sindrom Reye, yaitu gangguan serius yang bisa merusak otak dan hati. 

Selain melakukan cara-cara di atas, orang tua juga perlu memantau suhu tubuh anak secara berkala dengan termometer. 

Jika demam anak tidak kunjung turun setelah 3 hari, atau disertai gejala lain, seperti kejang, lemas, muntah, diare, ruam, atau kesulitan bernapas, segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (hasan) 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Balita Tewas di Kolam, Polisi Minta Ortu Lebih Waspada

Balita Tewas di Kolam, Polisi Minta Ortu Lebih Waspada

Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menerangkan, berdasarkan hasil olah TKP, kubangan air tersebut diketahui selebar 1,5 meter, panjang 2 meter, dengan kedalaman lebih dari 1 meter.

Minat terhadap Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sumenep Rendah, Baru Kantongi 45 Pendaftar

Minat terhadap Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sumenep Rendah, Baru Kantongi 45 Pendaftar

Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Riadi memaparkan, salah satu faktor yang menjadi pertimbangan orang tua ragu menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat adalah belum tersedianya fasilitas pendidikan yang permanen.

Nazilla Persembahkan Hafalan 30 Juz untuk Orang Tua yang Sedang Beribadah di Tanah Suci

Nazilla Persembahkan Hafalan 30 Juz untuk Orang Tua yang Sedang Beribadah di Tanah Suci

Ihda Nazilla Taufadi berharap hafalan Al-Qur’an yang dimiliki dapat menjadi jalan kemuliaan bagi ayah dan ibunya di akhirat kelak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer