RadarMadura.id -Banyuwangi, sebuah kabupaten di ujung timur Pulau Jawa, terkenal dengan destinasi wisatanya yang memukau seperti Kawah Ijen, Air Terjun Coklak, dan Taman Nasional Baluran.
Namun, di balik pesona alamnya yang menawan, Banyuwangi menyimpan sederet tempat angker yang kerap memancing rasa penasaran para pencari adrenalin dan penggemar kisah horor.
Tempat-tempat ini menjadi destinasi wisata horor yang memikat mereka yang berani menelusuri misteri dan mitos yang menyelimuti. Berikut adalah beberapa tempat angker di Banyuwangi yang terkenal.
1. Pantai Watu Dodol
Pantai Watu Dodol bukan hanya dikenal karena pemandangan indahnya, tetapi juga karena kisah-kisah mistis yang melingkupinya. Konon, di pantai ini pernah ada dukun yang digantung hidup-hidup, dan patung Gandrung yang menjadi ikon tempat ini sering terlihat bergerak dan menari-nari saat malam hari.
Kisah ini membuat Pantai Watu Dodol menjadi destinasi menarik bagi mereka yang penasaran akan dunia mistis.
2. Pantai Boom
Pantai Boom adalah salah satu pantai yang populer di Banyuwangi. Namun, di balik keindahannya, pantai ini menyimpan kisah menyeramkan yaitu Tragedi Inkai, di mana 26 orang tewas setelah terseret gelombang besar yang datang tiba-tiba. Menurut cerita yang beredar, gelombang tersebut adalah serangan dari ribuan jin laut.
Tempat ini dipercaya sebagai dapur dari kerajaan besar bangsa jin, menjadikannya salah satu destinasi horor yang menarik.
3. Asrama Inggrisan
Asrama Inggrisan, bekas rumah sakit yang terletak di depan Gazebo Blambangan, memiliki sejarah kelam sebagai tempat pembantaian pada zaman penjajahan Belanda.
Pohon beringin tua yang besar di tempat ini menambah suasana angker. Menurut cerita warga sekitar, sering terdengar suara jeritan minta tolong dan penampakan noni Belanda yang berjalan-jalan di malam hari.
4. Rowo Bayu
Rowo Bayu, yang berada di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, adalah kawasan mistis yang memiliki sejarah panjang. Tempat ini menjadi saksi bisu perjuangan melawan Belanda pada tahun 1771, di mana banyak korban perang berjatuhan. Konon, tempat ini dijaga oleh sosok Nyai Resek yang dikelilingi oleh prajurit yang telah gugur, menjadikannya destinasi horor yang penuh dengan sejarah dan misteri.
5. Hutan Baluran
Hutan Baluran yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Situbondo, dahulu sering dijadikan tempat pembuangan mayat pada zaman penjajahan. Masyarakat setempat percaya bahwa arwah mereka sering mengganggu pengendara yang tidak fokus saat melewati jalan yang membelah hutan ini. Hutan Baluran dikenal dengan suasana mistis yang kuat, membuatnya menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi para pencari adrenalin.
6. Alas Gumitir
Alas Gumitir, yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Jember, meskipun kini ramai dengan kafe dan warung, tetap memiliki hawa angker. Tempat ini terkenal berbahaya karena rawan longsor, pohon tumbang, dan belokan tajam dengan minim pencahayaan, yang menambah kesan mistisnya.
7. Pabrik Seranite
Pabrik Seranite telah lama tidak beroperasi karena sering terjadi hal-hal aneh. Kejadian kapal yang tiba-tiba berpindah ke dermaga dan cerobong asap yang konon menjadi sarang naga besar menambah cerita mistis di pabrik ini, menjadikannya destinasi wisata horor yang menarik.
8. Alas Purwo
Alas Purwo, kawasan cagar alam dengan hutan lebat yang menyimpan ribuan flora dan fauna, adalah salah satu tempat wisata angker yang paling misterius. Masyarakat setempat percaya bahwa Alas Purwo adalah tempat berkumpulnya banyak jin. Legenda mengatakan bahwa mereka yang masuk ke tempat ini mungkin tidak bisa kembali lagi, atau akan mengalami kecelakaan jika berhasil keluar.
9. Goa Istana
Goa Istana dipercaya sebagai pusat dari Alas Purwo, dianggap sebagai keraton dari sebuah kerajaan jin. Banyak yang percaya bahwa goa ini dijaga oleh makhluk-makhluk dari bangsa jin, membuatnya menjadi destinasi yang penuh dengan misteri dan tantangan bagi para pencari horor.
Dengan beragam tempat angker yang penuh dengan cerita mistis, Banyuwangi tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga pengalaman wisata horor yang tak terlupakan bagi mereka yang berani. (hasan)